Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi Tahun 2027 Strategi Unggul untuk Layanan Profesional dan Berkualitas

Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi Tahun 2027 Strategi Unggul untuk Layanan Profesional dan Berkualitas

Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi Tahun 2027 Strategi Unggul untuk Layanan Profesional dan Berkualitas

Mutu layanan akademik merupakan salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan mahasiswa, dosen, orang tua, serta masyarakat terhadap perguruan tinggi. Kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran, tetapi juga oleh ketepatan administrasi akademik, kecepatan penyampaian informasi, kemudahan akses layanan, profesionalisme tenaga kependidikan, dan kemampuan institusi dalam menyelesaikan kebutuhan sivitas akademika.

Dalam pelaksanaannya, perguruan tinggi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti pelayanan administrasi yang belum terintegrasi, keterlambatan penerbitan dokumen akademik, pengelolaan data mahasiswa yang belum optimal, keterbatasan kompetensi petugas layanan, serta belum maksimalnya pemanfaatan sistem informasi akademik. Permasalahan tersebut dapat memengaruhi kepuasan pengguna dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi Tahun 2027 dirancang sebagai program pengembangan kompetensi untuk memperkuat kemampuan pimpinan unit, tenaga kependidikan, pengelola administrasi akademik, dan tim penjaminan mutu dalam memberikan pelayanan yang profesional, responsif, transparan, serta berorientasi pada kebutuhan pengguna. Pembahasan mencakup standar pelayanan, tata kelola administrasi akademik, digitalisasi layanan, penanganan pengaduan, evaluasi kepuasan, dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Program ini juga berkaitan dengan penguatan standar mutu akademik dan nonakademik melalui Pengembangan Standar Mutu Akademik dan Nonakademik Perguruan Tinggi, yang mendukung penyelarasan standar pelayanan dengan sistem penjaminan mutu internal perguruan tinggi.

Pengertian Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi

Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi merupakan kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola dan menyelenggarakan pelayanan yang berkaitan dengan proses pendidikan tinggi. Pelayanan tersebut mencakup administrasi registrasi mahasiswa, pengelolaan perkuliahan, layanan informasi akademik, pengelolaan nilai, penerbitan dokumen akademik, layanan kemahasiswaan, hingga administrasi kelulusan.

Peningkatan mutu layanan akademik tidak hanya berorientasi pada kecepatan penyelesaian pekerjaan. Setiap layanan juga harus memperhatikan ketepatan informasi, kepastian prosedur, transparansi persyaratan, kemudahan akses, keamanan data, serta kesesuaian dengan kebijakan akademik yang berlaku.

Dalam konteks penjaminan mutu pendidikan tinggi, layanan akademik menjadi bagian dari proses pendukung penyelenggaraan pendidikan yang perlu direncanakan, dilaksanakan, dievaluasi, dikendalikan, dan ditingkatkan. Perguruan tinggi perlu membangun standar pelayanan yang sesuai dengan visi, misi, karakteristik, dan kebutuhan institusi.

Dengan demikian, peningkatan mutu layanan akademik harus dilaksanakan secara menyeluruh melalui penguatan kompetensi tenaga kependidikan, penyempurnaan prosedur operasional, pemanfaatan teknologi informasi, dan evaluasi kinerja pelayanan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih baik bagi mahasiswa dan seluruh sivitas akademika.

Pentingnya Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi Tahun 2027

Perguruan tinggi dituntut untuk menyelenggarakan layanan akademik yang semakin adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa dan perkembangan teknologi pendidikan. Pelayanan yang lambat, informasi yang tidak konsisten, serta prosedur yang berbelit dapat menghambat aktivitas akademik dan menurunkan tingkat kepuasan pengguna.

Oleh karena itu, Bimtek tahun 2027 menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kemampuan aparatur dan tenaga kependidikan dalam mengembangkan sistem pelayanan yang lebih terukur. Beberapa aspek penting yang menjadi perhatian meliputi:

  1. Meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan. Pegawai memiliki kompetensi komunikasi, administrasi, dan pelayanan yang sesuai dengan tugasnya.
  2. Memperkuat standar operasional pelayanan. Setiap unit memiliki prosedur, persyaratan, waktu penyelesaian, dan mekanisme pelayanan yang jelas.
  3. Meningkatkan kepuasan mahasiswa. Pelayanan yang responsif dan informatif membantu memenuhi kebutuhan mahasiswa secara lebih efektif.
  4. Mengoptimalkan sistem informasi akademik. Pemanfaatan teknologi membantu mempercepat proses administrasi dan meningkatkan akurasi data.
  5. Mendukung pelaksanaan penjaminan mutu internal. Evaluasi layanan menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu institusi secara berkelanjutan.
  6. Memperkuat akuntabilitas pelayanan. Setiap proses memiliki dokumentasi, indikator kinerja, serta mekanisme pemantauan yang dapat dievaluasi.

Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi diharapkan mampu membangun budaya pelayanan yang berorientasi pada mutu, kepastian prosedur, dan kepuasan pengguna.

Materi Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi Tahun 2027

Materi pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis dalam mengelola pelayanan akademik. Pembahasan mencakup aspek kebijakan, administrasi, komunikasi, teknologi informasi, dan evaluasi mutu.

  1. Kebijakan dan Regulasi Penyelenggaraan Layanan Akademik Perguruan TinggiMembahas kebijakan pendidikan tinggi, tata kelola akademik, standar pelayanan, serta ketentuan penjaminan mutu yang relevan. Peserta memahami hubungan antara kebijakan institusi, standar nasional pendidikan tinggi, dan prosedur pelayanan akademik di tingkat universitas, fakultas, maupun program studi.
  2. Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelayanan AkademikMempelajari penyusunan, penerapan, dan evaluasi SOP untuk layanan registrasi, perkuliahan, perubahan data mahasiswa, pengajuan surat akademik, hingga administrasi kelulusan. Materi menekankan pentingnya prosedur yang sederhana, konsisten, terukur, dan mudah dipahami pengguna.
  3. Manajemen Administrasi Akademik dan KemahasiswaanMembahas pengelolaan administrasi mahasiswa sejak proses penerimaan, registrasi, pengisian rencana studi, pelaksanaan perkuliahan, pengolahan nilai, hingga kelulusan. Peserta memahami pentingnya koordinasi antara biro akademik, fakultas, program studi, dan unit kemahasiswaan.
  4. Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme Tenaga KependidikanMempelajari penguatan keterampilan administrasi, ketelitian pengelolaan data, komunikasi profesional, etika pelayanan, manajemen waktu, serta tanggung jawab dalam memberikan layanan. Materi diarahkan untuk membangun tenaga kependidikan yang kompeten dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan institusi.
  5. Pelayanan Prima dan Komunikasi Efektif dengan Sivitas AkademikaMembahas teknik komunikasi interpersonal, pelayanan berbasis kebutuhan pengguna, penyampaian informasi yang jelas, penanganan pertanyaan, serta pendekatan humanis dalam menghadapi mahasiswa dan dosen. Peserta juga mempelajari cara menjaga profesionalisme ketika menghadapi situasi pelayanan yang kompleks.
  6. Optimalisasi Sistem Informasi Akademik (SIAKAD)Mempelajari pemanfaatan SIAKAD untuk mendukung registrasi, jadwal perkuliahan, pengelolaan nilai, presensi, informasi akademik, dan layanan administrasi lainnya. Pembahasan mencakup kualitas data, konsistensi pembaruan informasi, serta koordinasi antarunit pengguna sistem.
  7. Digitalisasi dan Integrasi Layanan AkademikMembahas pengembangan layanan berbasis elektronik, penggunaan formulir digital, layanan mandiri mahasiswa, persuratan elektronik, dan integrasi proses administrasi. Peserta memahami cara mengurangi proses manual tanpa mengabaikan keamanan informasi dan validitas dokumen.
  8. Pengelolaan Data Akademik dan Pelaporan PDDiktiMempelajari pentingnya ketepatan data mahasiswa, aktivitas perkuliahan, dosen, program studi, dan kelulusan dalam sistem pelaporan pendidikan tinggi. Materi juga membahas koordinasi operator, validasi data, pemantauan kesesuaian informasi, serta penanganan ketidaksesuaian data sesuai ketentuan yang berlaku.
  9. Manajemen Pengaduan, Keluhan, dan Permasalahan LayananMembahas mekanisme penerimaan pengaduan, klasifikasi permasalahan, pencatatan, penentuan penanggung jawab, tindak lanjut, serta penyampaian hasil penyelesaian. Peserta mempelajari teknik komunikasi dalam menangani keluhan agar setiap permasalahan dapat ditangani secara objektif dan profesional.
  10. Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal pada Layanan AkademikMembahas penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Peserta memahami cara mengintegrasikan standar pelayanan akademik ke dalam proses evaluasi dan perbaikan mutu institusi.
  11. Pengukuran Indeks Kepuasan dan Evaluasi Kinerja PelayananMempelajari penyusunan instrumen survei kepuasan, penentuan indikator, pengumpulan umpan balik, analisis hasil, dan penyusunan rekomendasi perbaikan. Evaluasi dapat mencakup kecepatan pelayanan, kejelasan informasi, kemudahan prosedur, kompetensi petugas, dan penyelesaian pengaduan.
  12. Tata Kelola Arsip dan Dokumen AkademikMembahas klasifikasi, pencatatan, penyimpanan, pemeliharaan, serta penemuan kembali dokumen akademik. Peserta memahami pentingnya pengelolaan arsip fisik dan elektronik untuk mendukung ketertiban administrasi, perlindungan informasi, dan akuntabilitas institusi.
  13. Manajemen Risiko dan Pengendalian Internal Layanan AkademikMempelajari identifikasi risiko seperti kesalahan input data, keterlambatan layanan, kebocoran informasi, gangguan sistem, dan ketidaksesuaian prosedur. Peserta diarahkan untuk menyusun langkah mitigasi, pengawasan, serta mekanisme tindak lanjut berdasarkan tingkat risiko.
  14. Studi Kasus dan Penyusunan Rencana Aksi Peningkatan Mutu LayananPeserta melakukan analisis terhadap permasalahan pelayanan akademik yang sering terjadi, seperti keterlambatan penerbitan dokumen, ketidaksesuaian data, antrean layanan, dan pengaduan mahasiswa. Kegiatan diakhiri dengan penyusunan rencana aksi perbaikan yang dapat diterapkan pada unit kerja masing-masing.

Tujuan dan Manfaat Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik

Pelaksanaan Bimtek ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan dan pengelola layanan dalam memberikan pelayanan akademik yang profesional, efektif, dan berorientasi pada mutu. Manfaat yang diharapkan meliputi:

  1. Meningkatkan kualitas pelayanan akademik. Proses administrasi menjadi lebih tertib, responsif, dan konsisten.
  2. Memperkuat kompetensi tenaga kependidikan. Pegawai mampu memberikan layanan sesuai standar dan kebutuhan pengguna.
  3. Mengoptimalkan sistem informasi akademik. Pengelolaan data dan administrasi menjadi lebih akurat serta efisien.
  4. Meningkatkan kepuasan mahasiswa. Informasi dan layanan tersedia secara jelas, cepat, dan mudah diakses.
  5. Mendukung pelaksanaan SPMI. Evaluasi pelayanan terintegrasi dengan proses peningkatan mutu institusi.
  6. Memperkuat akuntabilitas kelembagaan. Setiap layanan memiliki prosedur, dokumentasi, dan indikator kinerja yang terukur.

Sasaran Peserta Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi

Kegiatan ini ditujukan kepada pimpinan dan tenaga profesional yang memiliki tugas dalam pengelolaan administrasi, pelayanan akademik, penjaminan mutu, serta pengembangan sistem informasi perguruan tinggi.

Sasaran peserta meliputi:

  1. Rektor, wakil rektor, dan pimpinan perguruan tinggi.
  2. Dekan dan wakil dekan bidang akademik.
  3. Kepala biro akademik dan kemahasiswaan.
  4. Kepala bagian dan koordinator administrasi akademik.
  5. Tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan perguruan tinggi.
  6. Staf administrasi fakultas dan program studi.
  7. Pengelola Sistem Informasi Akademik (SIAKAD).
  8. Operator dan pengelola data PDDikti.
  9. Ketua dan anggota unit penjaminan mutu perguruan tinggi.
  10. Gugus kendali mutu fakultas dan program studi.
  11. Pengelola layanan mahasiswa dan pusat informasi kampus.
  12. Staf tata usaha, sekretariat, serta unit pelayanan administrasi lainnya.

Program ini dapat diikuti oleh perguruan tinggi negeri maupun swasta, termasuk universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, dan akademi.

Metode Pelaksanaan dan Hasil yang Diharapkan

Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pembelajaran interaktif yang menggabungkan pemahaman regulasi, praktik administrasi, diskusi, dan penyelesaian studi kasus. Metode ini dirancang agar peserta mampu menerapkan materi sesuai kebutuhan dan karakteristik institusi.

Metode pelaksanaan meliputi:

  • Pemaparan materi: penyampaian konsep, kebijakan, standar, dan strategi peningkatan mutu layanan akademik.
  • Diskusi interaktif: pembahasan kendala pelayanan yang dihadapi peserta di lingkungan perguruan tinggi.
  • Studi kasus: analisis permasalahan administrasi, pengaduan, ketidaksesuaian data, dan keterlambatan layanan.
  • Simulasi teknis: praktik penyusunan SOP, instrumen survei kepuasan, indikator kinerja, dan mekanisme tindak lanjut.
  • Penyusunan rencana aksi: perumusan program perbaikan pelayanan akademik yang dapat diterapkan pada unit kerja peserta.

Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pemahaman peserta mengenai standar pelayanan, tersusunnya rekomendasi perbaikan prosedur, meningkatnya kemampuan pengelolaan administrasi akademik, serta terbentuknya langkah evaluasi pelayanan yang lebih terukur.

Strategi Unggul Mewujudkan Layanan Akademik Profesional dan Berkualitas

Peningkatan mutu layanan akademik membutuhkan strategi yang melibatkan seluruh unsur perguruan tinggi. Perbaikan tidak cukup dilakukan pada petugas layanan, tetapi juga perlu didukung kebijakan pimpinan, sistem informasi, standar operasional, dan budaya kerja yang berorientasi pada pengguna.

Beberapa strategi yang dapat diterapkan antara lain:

1. Menetapkan standar pelayanan yang jelas dan terukur

Perguruan tinggi perlu menetapkan standar untuk setiap jenis layanan, termasuk persyaratan, alur proses, waktu penyelesaian, biaya apabila ada, serta mekanisme pengaduan. Standar tersebut harus disosialisasikan agar mahasiswa dan petugas memiliki pemahaman yang sama.

2. Meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan secara berkelanjutan

Pengembangan kompetensi perlu dilakukan melalui pelatihan teknis, pembinaan komunikasi, pendampingan, dan evaluasi kinerja. Tenaga kependidikan harus memahami prosedur sekaligus mampu memberikan pelayanan yang ramah, objektif, dan profesional.

3. Mengintegrasikan layanan akademik berbasis digital

Pemanfaatan SIAKAD dan layanan elektronik dapat mengurangi proses manual serta mempercepat pertukaran informasi. Integrasi perlu memperhatikan konsistensi data, keamanan sistem, hak akses, dan kesiapan sumber daya manusia.

4. Mengembangkan sistem pengaduan dan umpan balik

Perguruan tinggi perlu menyediakan kanal pengaduan yang mudah diakses dan memiliki prosedur tindak lanjut. Setiap keluhan harus dicatat, diklasifikasikan, dianalisis, dan dijadikan bahan evaluasi untuk mencegah permasalahan berulang.

5. Mengintegrasikan layanan dengan Sistem Penjaminan Mutu Internal

Standar pelayanan akademik perlu dimasukkan dalam siklus PPEPP. Evaluasi berkala dapat digunakan untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian, menetapkan tindakan korektif, dan meningkatkan kualitas pelayanan pada periode berikutnya.

6. Mengukur kepuasan pengguna secara berkala

Survei kepuasan mahasiswa, dosen, dan pengguna layanan lainnya dapat memberikan gambaran mengenai efektivitas pelayanan. Hasil pengukuran perlu dianalisis berdasarkan jenis layanan dan digunakan untuk menetapkan prioritas perbaikan.

7. Memperkuat koordinasi antarunit akademik

Pelayanan akademik melibatkan biro, fakultas, program studi, unit teknologi informasi, dan unit penjaminan mutu. Koordinasi yang baik dapat mengurangi tumpang tindih pekerjaan, mempercepat penyelesaian permohonan, serta menjaga konsistensi informasi.

FAQ Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi Tahun 2027

1. Apa tujuan utama Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik?

Tujuan utamanya adalah meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan dan pengelola layanan dalam memberikan pelayanan akademik yang profesional, responsif, transparan, dan sesuai standar mutu perguruan tinggi.

2. Siapa yang perlu mengikuti kegiatan ini?

Kegiatan ini relevan bagi pimpinan perguruan tinggi, kepala biro akademik, tenaga kependidikan, staf administrasi fakultas dan program studi, operator SIAKAD, pengelola PDDikti, serta tim penjaminan mutu.

3. Apakah materi pelatihan mencakup Sistem Informasi Akademik?

Ya. Materi membahas optimalisasi SIAKAD, pengelolaan data akademik, layanan administrasi digital, serta koordinasi pengelolaan informasi untuk mendukung proses pelayanan.

4. Apakah Bimtek ini relevan bagi perguruan tinggi swasta?

Ya. Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan perguruan tinggi negeri maupun swasta, termasuk universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, dan akademi.

5. Bagaimana cara meningkatkan kepuasan mahasiswa terhadap layanan akademik?

Peningkatan kepuasan dapat dilakukan melalui penyederhanaan prosedur, kepastian waktu layanan, penyampaian informasi yang jelas, peningkatan kompetensi petugas, pemanfaatan teknologi, dan tindak lanjut pengaduan.

6. Apa hubungan peningkatan layanan akademik dengan SPMI?

Layanan akademik merupakan salah satu aspek operasional perguruan tinggi yang dapat dimasukkan ke dalam standar mutu internal. Evaluasi dan perbaikannya dapat dilaksanakan melalui siklus PPEPP agar peningkatan mutu berjalan sistematis dan berkelanjutan.

7. Apa hasil yang diharapkan setelah mengikuti Bimtek ini?

Peserta diharapkan mampu memahami standar pelayanan, memperbaiki prosedur administrasi, mengoptimalkan penggunaan sistem informasi, mengelola pengaduan, serta menyusun rencana aksi peningkatan mutu layanan akademik di institusinya.

Peningkatan mutu layanan akademik merupakan bagian penting dalam membangun perguruan tinggi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kepuasan sivitas akademika. Pelayanan yang berkualitas membutuhkan standar yang jelas, tenaga kependidikan yang kompeten, sistem informasi yang mendukung, serta evaluasi yang dilaksanakan secara konsisten.

Melalui Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi Tahun 2027: Strategi Unggul untuk Layanan Profesional dan Berkualitas, peserta diharapkan memperoleh pemahaman dan keterampilan praktis dalam memperbaiki tata kelola pelayanan, meningkatkan efektivitas administrasi, serta mendukung pelaksanaan penjaminan mutu internal.

PLATINDO Pusat Pelatihan Indonesia siap mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia melalui program Bimtek dan pelatihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perguruan tinggi.

Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi Tahun 2027 Strategi Unggul untuk Layanan Profesional dan Berkualitas

Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi Tahun 2027 Strategi Unggul untuk Layanan Profesional dan Berkualitas

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari PLATINDO Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema:

Metode :

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Lokasi Kegiatan : 

Bimtek dan Pelatihan ini dilaksanakan di Beberapa kota besar di Indonesia Seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Batam, Surabaya, Malang, Medan, Makassar, Lampung, Semarang, Manado, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Palembang, Maluku, Papua dan Kota-kota besar lainnya. Peserta dapat request kota pilihan sesuai permintaan dengan menghubungi Tim kami.

Waktu Kegiatan : 

Untuk waktu kegiatan dapat menyesuaikan permintaan dari peserta, dan tersedia dari Bulan Januari sampai Desember 2026

Legalitas Lembaga:

  • SK KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0038009.01.01 TAHUN 2024
  • NPWP PLATINDO PUSAT PELATIHAN: 20.820.279.6-017000
  • NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB): 2905240099576

Pilihan Kelas Pelaksanaan : 

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya :

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasilitas : 

  • Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Tata Cara Pendaftaran : Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Hendra Hp/Wa: 0819 5954 4432
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person : Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi

Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi Tahun 2027 Strategi Unggul untuk Layanan Profesional dan Berkualitas

Bimtek Peningkatan Mutu Layanan Akademik Perguruan Tinggi Tahun 2027 Strategi Unggul untuk Layanan Profesional dan Berkualitas

author-avatar

Tentang Platindo Pusat Pelatihan

Platindo adalah Pusat pelatihan yang yang bergerak dibidang riset, pengkajian bimbingan teknis, diklat, workshop, sertifikasi, pelatihan dan pendidikan non formal. Platindo didirikan sebagai pengembangan sumber daya manusia (SDM) terutama dibidang pendidikan. Baik bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta & mahasiswa.

Tinggalkan Balasan