Mastering Coretax 2026: Solusi Cerdas dan Praktis Menjawab Tantangan Implementasi Sistem Perpajakan Terintegrasi

Mastering Coretax 2026: Solusi Cerdas dan Praktis Menjawab Tantangan Implementasi Sistem Perpajakan Terintegrasi

Mastering Coretax 2026: Solusi Cerdas dan Praktis Menjawab Tantangan Implementasi Sistem Perpajakan Terintegrasi

Pendahuluan

Transformasi sistem perpajakan Indonesia memasuki fase krusial menjelang tahun 2026. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak tengah mengimplementasikan sistem Coretax sebagai tulang punggung administrasi perpajakan nasional yang terintegrasi, modern, dan berbasis data. Perubahan ini bukan sekadar pembaruan aplikasi, melainkan restrukturisasi menyeluruh terhadap proses bisnis perpajakan, mulai dari pendaftaran wajib pajak, pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT), pembayaran pajak, pemeriksaan, hingga penagihan. Sistem yang sebelumnya tersebar dalam berbagai platform kini disatukan dalam satu ekosistem digital yang saling terhubung secara real-time. Langkah ini dirancang untuk meningkatkan transparansi, efektivitas pengawasan, akurasi data, serta kualitas layanan kepada wajib pajak. Namun, di balik potensi besar tersebut, terdapat tantangan signifikan yang harus dihadapi oleh instansi pemerintah, badan usaha, bendahara, serta para profesional perpajakan.

Implementasi Coretax menuntut kesiapan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami regulasi perpajakan, tetapi juga mampu mengoperasikan sistem digital yang terintegrasi dengan presisi tinggi. Perubahan alur kerja, mekanisme validasi otomatis, integrasi data lintas modul, serta peningkatan standar kepatuhan menuntut adaptasi cepat dan tepat. Tanpa pemahaman komprehensif, risiko kesalahan administratif, keterlambatan pelaporan, hingga potensi sanksi perpajakan dapat meningkat. Oleh karena itu, dibutuhkan program pelatihan yang sistematis, aplikatif, dan berbasis praktik nyata. Melalui program “Mastering Coretax 2026” yang diselenggarakan oleh Platindo Pusat Pelatihan, peserta dibekali strategi cerdas dan praktis untuk menjawab tantangan implementasi sistem perpajakan terintegrasi secara profesional, akurat, dan compliant terhadap regulasi terbaru.

Definisi Bimtek Mastering Coretax 2026

Bimtek Mastering Coretax 2026 merupakan program pelatihan komprehensif yang dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata organisasi dalam menghadapi transformasi sistem perpajakan nasional berbasis digital. Reformasi administrasi perpajakan yang terus dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pajak menempatkan Coretax sebagai sistem inti yang akan mengintegrasikan seluruh proses bisnis perpajakan ke dalam satu platform terpadu. Perubahan ini membawa dampak signifikan terhadap tata kelola administrasi, mekanisme pelaporan, sistem pembayaran, hingga pola pengawasan kepatuhan pajak. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi sistem ini.

Coretax bukan sekadar aplikasi baru, melainkan sebuah ekosistem digital yang menyatukan berbagai fungsi administrasi perpajakan dalam satu sistem terintegrasi. Seluruh siklus perpajakan, mulai dari pendaftaran wajib pajak, pengolahan data transaksi, pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT), pembayaran pajak, pemeriksaan, hingga penagihan, dirancang untuk berjalan dalam satu arsitektur sistem yang saling terhubung. Integrasi ini memungkinkan pertukaran data secara real-time dan mengurangi duplikasi proses manual yang selama ini sering menjadi sumber kesalahan administratif.

Dalam konteks tersebut, Bimtek Mastering Coretax 2026 hadir sebagai solusi strategis untuk memastikan setiap aparatur dan profesional perpajakan memahami perubahan ini secara menyeluruh. Pelatihan ini tidak hanya membahas cara menggunakan sistem, tetapi juga mengupas secara mendalam filosofi perubahan kebijakan yang melatarbelakanginya. Peserta akan memahami mengapa sistem ini dikembangkan, apa tujuan strategisnya, serta bagaimana dampaknya terhadap tata kelola administrasi perpajakan di instansi pemerintah maupun badan usaha.

Salah satu aspek utama yang ditekankan dalam pelatihan adalah perubahan proses bisnis. Coretax membawa pendekatan baru dalam pengelolaan data dan pelaporan pajak. Jika sebelumnya proses administrasi dilakukan melalui beberapa sistem terpisah, kini seluruh data dikonsolidasikan dalam satu platform. Hal ini meningkatkan transparansi dan konsistensi informasi, tetapi juga menuntut ketelitian yang lebih tinggi dari pengguna sistem.

Sinkronisasi data secara real-time menjadi salah satu keunggulan utama Coretax. Setiap transaksi yang tercatat dalam sistem akan langsung terhubung dengan modul lain yang relevan. Dengan demikian, potensi perbedaan data antarbagian dapat diminimalkan. Namun, sistem yang terintegrasi ini juga menuntut kesiapan organisasi dalam menjaga kualitas data yang diinput. Kesalahan kecil dapat berdampak luas karena sistem bekerja secara otomatis dan saling terhubung.

Bimtek Mastering Coretax 2026 dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis dalam mengelola input data secara akurat. Peserta akan mempelajari standar validasi sistem, mekanisme koreksi data, serta prosedur pengendalian internal yang harus diterapkan. Pemahaman ini penting untuk memastikan bahwa organisasi tetap berada dalam koridor kepatuhan yang ditetapkan oleh regulator.

Selain itu, pelatihan ini menekankan pentingnya manajemen risiko dalam pengelolaan kewajiban perpajakan. Transformasi sistem sering kali memunculkan risiko baru, baik dari sisi teknis maupun administratif. Risiko tersebut dapat berupa kesalahan input, keterlambatan pelaporan, kegagalan integrasi sistem internal, hingga potensi ketidaksesuaian dokumen. Melalui Bimtek, peserta diajak untuk mengidentifikasi potensi risiko tersebut dan menyusun strategi mitigasi yang efektif.

Pendekatan manajemen risiko ini mencakup pemetaan proses kerja internal organisasi. Peserta akan memahami bagaimana menyesuaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan sistem Coretax. Penyesuaian ini penting agar alur kerja internal tetap selaras dengan mekanisme sistem yang baru. Dengan perencanaan yang matang, proses transisi dapat berjalan lebih lancar dan minim gangguan.

Pelatihan ini juga membahas aspek keamanan data dan perlindungan informasi. Sebagai sistem digital terintegrasi, Coretax mengandalkan keamanan akses dan kontrol pengguna yang ketat. Peserta akan memahami prinsip dasar keamanan sistem, pengelolaan hak akses, serta tanggung jawab pengguna dalam menjaga kerahasiaan data perpajakan. Kesadaran terhadap keamanan informasi menjadi bagian penting dari tata kelola modern.

Bimtek Mastering Coretax 2026 tidak hanya relevan bagi aparatur pemerintah, tetapi juga bagi bendahara, staf keuangan, konsultan pajak, dan wajib pajak badan. Setiap pihak memiliki peran strategis dalam memastikan kepatuhan pajak berjalan optimal. Bendahara perlu memahami mekanisme pemotongan dan pelaporan pajak yang terintegrasi. Staf keuangan harus mampu menyesuaikan sistem akuntansi internal dengan platform Coretax. Konsultan pajak memerlukan pemahaman mendalam agar dapat memberikan advis yang tepat kepada klien.

Dalam pelatihan ini, peserta juga akan mempelajari strategi adaptasi organisasi. Transformasi digital tidak hanya soal teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja. Sistem yang terintegrasi menuntut kedisiplinan, ketepatan waktu, dan akurasi tinggi. Oleh karena itu, pelatihan membantu membangun mindset adaptif yang siap menghadapi perubahan secara profesional.

Simulasi praktik menjadi bagian penting dari program ini. Peserta akan melakukan latihan penggunaan sistem berdasarkan studi kasus nyata. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman praktis dan membangun kepercayaan diri dalam mengoperasikan sistem. Dengan latihan langsung, peserta dapat memahami alur kerja secara utuh dan mengantisipasi potensi kendala di lapangan.

Integrasi Coretax juga berdampak pada peningkatan transparansi dan efektivitas pengawasan. Sistem yang terpusat memungkinkan otoritas pajak melakukan monitoring secara lebih akurat dan sistematis. Hal ini meningkatkan standar kepatuhan yang harus dipenuhi oleh setiap organisasi. Melalui Bimtek, peserta akan memahami bagaimana menjaga konsistensi pelaporan dan menghindari potensi pelanggaran administratif.

Program ini juga menyoroti pentingnya dokumentasi dan audit trail. Dalam sistem digital, setiap aktivitas tercatat secara otomatis. Peserta akan mempelajari bagaimana memanfaatkan data tersebut sebagai bagian dari pengendalian internal dan persiapan audit. Dokumentasi yang baik akan memperkuat posisi organisasi dalam menghadapi pemeriksaan atau klarifikasi data.

Keunggulan lain dari Bimtek Mastering Coretax 2026 adalah pendekatan strategis yang komprehensif. Pelatihan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga membahas implikasi kebijakan jangka panjang. Peserta diajak memahami arah reformasi perpajakan nasional dan bagaimana organisasi dapat berkontribusi dalam menciptakan tata kelola yang lebih baik.

Dengan sistem yang semakin modern, organisasi dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi. Bimtek ini menjadi sarana untuk memastikan bahwa SDM memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan regulasi. Investasi dalam pelatihan akan memberikan manfaat jangka panjang berupa efisiensi operasional, stabilitas administrasi, dan peningkatan reputasi sebagai entitas yang patuh pajak.

Secara keseluruhan, Bimtek Mastering Coretax 2026 merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan organisasi menghadapi era baru administrasi perpajakan. Transformasi sistem tidak dapat dihindari, tetapi dapat dikelola dengan persiapan yang matang. Dengan pemahaman menyeluruh terhadap sistem, regulasi, dan manajemen risiko, setiap instansi dan badan usaha dapat menjalankan kewajiban perpajakan secara optimal.

Pelatihan ini menjadi jembatan antara kebijakan dan implementasi praktis. Dengan pendekatan yang terstruktur, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta, Bimtek Mastering Coretax 2026 memastikan bahwa setiap individu mampu beradaptasi secara cepat, tepat, dan terukur. Keberhasilan implementasi sistem perpajakan terintegrasi pada akhirnya bergantung pada kesiapan manusia yang mengoperasikannya. Melalui peningkatan kompetensi yang berkelanjutan, organisasi akan lebih siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam sistem perpajakan digital yang modern.

Peran dan Pentingnya Bimtek Coretax bagi Instansi

Implementasi Coretax membawa implikasi langsung terhadap tata kelola administrasi dan tingkat kepatuhan pajak di setiap instansi maupun badan usaha. Perubahan sistem yang terintegrasi dan berbasis digital ini bukan hanya menyentuh aspek teknis pelaporan, tetapi juga mengubah cara organisasi mengelola data, menyusun prosedur kerja, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi terbaru. Dalam konteks inilah Bimtek Mastering Coretax 2026 memegang peran strategis sebagai instrumen penguatan kapasitas dan stabilitas organisasi. Pelatihan ini menjadi jembatan penting antara kebijakan reformasi perpajakan yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Pajak dan praktik implementasi di lapangan yang dijalankan oleh aparatur pemerintah, bendahara, staf keuangan, maupun wajib pajak badan.

Penguatan kompetensi sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam menghadapi transformasi sistem ini. Coretax dirancang sebagai sistem inti yang mengintegrasikan seluruh proses administrasi perpajakan dalam satu platform digital. Dengan sistem yang saling terhubung dan berbasis validasi otomatis, setiap pengguna dituntut memiliki pemahaman menyeluruh terhadap regulasi terbaru serta mekanisme operasional yang berlaku. Tanpa kompetensi yang memadai, sistem yang canggih justru dapat menimbulkan kesalahan administratif akibat kurangnya pemahaman terhadap alur kerja baru. Melalui Bimtek Mastering Coretax 2026, peserta tidak hanya mempelajari cara menggunakan sistem, tetapi juga memahami latar belakang kebijakan, perubahan prosedur, serta standar kepatuhan yang harus dipenuhi. Proses pembelajaran ini memastikan bahwa setiap individu memiliki kapasitas yang cukup untuk menjalankan tugasnya secara profesional dan akurat.

Selain penguatan kompetensi, pelatihan ini berperan besar dalam mitigasi risiko administratif yang berpotensi muncul selama masa transisi sistem. Setiap perubahan sistem administrasi pasti membawa tantangan, terutama pada tahap awal implementasi. Kesalahan input data, ketidaksesuaian pelaporan, atau keterlambatan penyampaian kewajiban pajak dapat terjadi apabila pengguna belum sepenuhnya memahami mekanisme sistem yang baru. Dalam sistem yang terintegrasi seperti Coretax, kesalahan kecil dapat berdampak luas karena data saling terhubung antar modul. Oleh karena itu, pemahaman teknis yang mendalam menjadi kunci untuk meminimalkan risiko tersebut. Bimtek memberikan pembekalan praktis mengenai cara melakukan validasi data, prosedur koreksi apabila terjadi kesalahan, serta langkah-langkah pengendalian internal yang perlu diterapkan oleh organisasi. Dengan demikian, potensi kesalahan dapat ditekan sebelum menimbulkan konsekuensi administratif maupun finansial.

Implementasi Coretax juga berdampak langsung terhadap peningkatan standar kepatuhan pajak. Sistem yang terintegrasi meningkatkan transparansi dan memungkinkan pengawasan yang lebih efektif. Setiap transaksi dan pelaporan tercatat secara sistematis dan dapat ditelusuri melalui audit trail digital. Kondisi ini menuntut organisasi untuk memastikan bahwa seluruh proses administrasi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Bimtek Mastering Coretax 2026 membantu peserta memahami pentingnya konsistensi dan akurasi dalam pelaporan, sekaligus membangun kesadaran bahwa kepatuhan pajak bukan sekadar kewajiban formal, melainkan bagian dari tata kelola yang baik. Dengan pemahaman yang komprehensif, organisasi dapat menjaga reputasi dan kredibilitasnya sebagai entitas yang patuh dan profesional.

Di sisi lain, implementasi Coretax membuka peluang optimalisasi proses bisnis yang signifikan. Sistem yang terintegrasi dirancang untuk menyederhanakan alur administrasi, mengurangi proses manual, serta mempercepat validasi dan pelaporan. Otomatisasi yang diterapkan dalam sistem memungkinkan penghematan waktu dan peningkatan efisiensi operasional. Namun, manfaat tersebut hanya dapat dirasakan apabila pengguna memahami cara memanfaatkan fitur sistem secara optimal. Bimtek menjadi sarana untuk menggali potensi efisiensi tersebut melalui pemahaman alur kerja digital yang baru. Peserta diajak untuk menyesuaikan prosedur internal dengan mekanisme sistem, sehingga proses bisnis menjadi lebih selaras dan efektif. Dengan demikian, organisasi tidak hanya memenuhi kewajiban perpajakan, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan administrasi.

Transformasi sistem perpajakan melalui Coretax juga sejalan dengan agenda reformasi birokrasi dan modernisasi administrasi negara. Digitalisasi menjadi salah satu pilar utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi. Dalam konteks ini, Bimtek Mastering Coretax 2026 berperan sebagai instrumen strategis untuk memastikan bahwa reformasi tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi benar-benar terimplementasi secara efektif di lapangan. Pelatihan membantu membangun kesadaran kolektif bahwa perubahan sistem adalah bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat integritas administrasi negara. Dengan SDM yang terlatih dan adaptif, proses reformasi dapat berjalan lebih lancar dan berkelanjutan.

Tanpa pelatihan yang memadai, perubahan sistem dapat menimbulkan kebingungan internal dan resistensi di lingkungan kerja. Ketidakpastian prosedur, perbedaan alur kerja, serta kekhawatiran terhadap kesalahan administratif dapat menghambat adaptasi organisasi. Kondisi ini berpotensi mengganggu stabilitas operasional dan menurunkan produktivitas. Oleh karena itu, Bimtek menjadi investasi strategis yang tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga menjaga stabilitas organisasi secara keseluruhan. Dengan pembekalan yang terstruktur dan sistematis, setiap unit kerja dapat memahami perannya dalam sistem baru dan berkontribusi secara optimal.

Pelatihan juga memberikan ruang diskusi dan klarifikasi terhadap berbagai kendala yang mungkin dihadapi peserta. Interaksi antara narasumber dan peserta memungkinkan terjadinya pertukaran pengalaman serta penyelesaian permasalahan secara praktis. Pendekatan ini membantu mempercepat proses adaptasi dan membangun kepercayaan diri dalam menggunakan sistem Coretax. Ketika individu merasa memahami sistem dengan baik, tingkat resistensi terhadap perubahan akan menurun dan produktivitas dapat kembali meningkat.

Dalam perspektif jangka panjang, Bimtek Mastering Coretax 2026 memberikan dampak strategis terhadap daya saing organisasi. Kepatuhan pajak yang konsisten dan administrasi yang tertib menjadi indikator profesionalisme dan kredibilitas. Organisasi yang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan sistem akan lebih siap menghadapi dinamika regulasi di masa depan. Selain itu, efisiensi proses bisnis yang dihasilkan dari pemanfaatan sistem digital akan memberikan nilai tambah dalam pengelolaan sumber daya.

Implementasi Coretax pada akhirnya bukan hanya soal teknologi, melainkan tentang kesiapan manusia yang mengoperasikannya. Sistem yang modern memerlukan SDM yang kompeten, disiplin, dan adaptif. Bimtek Mastering Coretax 2026 memastikan bahwa setiap peserta memiliki pemahaman menyeluruh mengenai regulasi, mekanisme sistem, serta strategi mitigasi risiko yang diperlukan. Dengan demikian, organisasi dapat menjalankan kewajiban perpajakan secara tepat waktu, akurat, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Secara keseluruhan, peran strategis Bimtek dalam mendukung implementasi Coretax sangatlah signifikan. Pelatihan ini memperkuat kompetensi, meminimalkan risiko administratif, meningkatkan kepatuhan pajak, mengoptimalkan proses bisnis, serta mendukung reformasi birokrasi secara menyeluruh. Investasi dalam pelatihan bukan sekadar biaya, melainkan langkah proaktif untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan organisasi di tengah transformasi sistem perpajakan yang semakin modern dan terintegrasi.

Materi Bimtek Mastering Coretax 2026

Materi pelatihan disusun secara sistematis, aplikatif, dan berbasis kebutuhan peserta:

1. Kebijakan dan Regulasi Coretax 2026

  • Landasan hukum implementasi Coretax
  • Perubahan ketentuan administrasi perpajakan
  • Dampak kebijakan terhadap instansi dan badan usaha

2. Arsitektur dan Fitur Sistem Coretax

  • Integrasi modul perpajakan
  • Mekanisme validasi otomatis
  • Dashboard dan monitoring kewajiban pajak

3. Perubahan Proses Bisnis

  • Mekanisme pelaporan terbaru
  • Penyesuaian SOP internal
  • Integrasi data dengan sistem keuangan organisasi

4. Simulasi dan Praktik Langsung

  • Input dan verifikasi data
  • Penyampaian SPT melalui sistem
  • Studi kasus kesalahan umum dan solusinya

5. Manajemen Risiko dan Audit Trail

  • Identifikasi potensi risiko
  • Pengendalian internal
  • Dokumentasi dan pelacakan transaksi

Metode pembelajaran mencakup presentasi, diskusi interaktif, studi kasus, serta praktik langsung agar peserta memahami teori sekaligus mampu mengimplementasikannya.

Tujuan dan Manfaat Bimtek

Tujuan

  • Meningkatkan kesiapan SDM menghadapi Coretax 2026
  • Mengoptimalkan implementasi sistem terintegrasi
  • Mendukung kepatuhan pajak yang berkelanjutan

Manfaat Nyata bagi Peserta

  1. Menguasai sistem Coretax secara teknis dan strategis
  2. Memahami perubahan regulasi terbaru
  3. Mengurangi risiko sanksi administratif
  4. Meningkatkan efisiensi pelaporan pajak
  5. Meningkatkan kredibilitas organisasi

Pelatihan ini memberikan nilai tambah signifikan bagi organisasi yang ingin tetap adaptif dan profesional dalam era digitalisasi perpajakan.

Narasumber Profesional dan Berpengalaman

Program Mastering Coretax 2026 menghadirkan narasumber yang merupakan praktisi perpajakan, akademisi, serta konsultan berpengalaman dalam bidang administrasi perpajakan dan reformasi sistem. Tim pengajar dari Platindo Pusat Pelatihan memiliki rekam jejak dalam mendampingi instansi pemerintah dan badan usaha dalam menghadapi perubahan kebijakan perpajakan nasional.

Pendekatan pengajaran dilakukan secara aplikatif dengan studi kasus nyata sehingga materi mudah dipahami dan langsung relevan dengan kebutuhan peserta.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Siapa yang perlu mengikuti Bimtek ini?
Aparatur pemerintah, bendahara, staf keuangan, konsultan pajak, dan wajib pajak badan.

2. Apakah pelatihan ini relevan bagi perusahaan swasta?
Ya, sangat relevan bagi perusahaan yang memiliki kewajiban pelaporan pajak elektronik.

3. Berapa durasi pelatihan?
Umumnya 2–3 hari, dapat disesuaikan kebutuhan instansi.

4. Apakah tersedia pelatihan online?
Tersedia opsi online maupun tatap muka.

5. Apakah peserta mendapatkan sertifikat?
Ya, sertifikat resmi diberikan setelah pelatihan.

6. Apakah ada praktik langsung?
Ya, termasuk simulasi penggunaan sistem Coretax.

7. Apakah materi selalu diperbarui?
Ya, mengikuti kebijakan dan regulasi terbaru.

8. Apakah tersedia in-house training?
Tersedia sesuai permintaan instansi.

9. Bagaimana metode pembelajaran?
Presentasi, diskusi, studi kasus, dan praktik langsung.

10. Bagaimana cara pendaftaran?
Hubungi tim administrasi Platindo Pusat Pelatihan untuk informasi jadwal dan biaya.


Saatnya Kuasai Coretax 2026 dengan Strategi Tepat

Perubahan sistem perpajakan tidak dapat dihindari, tetapi dapat dipersiapkan dengan strategi yang tepat. Mastering Coretax 2026 adalah langkah cerdas untuk memastikan organisasi Anda siap menghadapi tantangan implementasi sistem perpajakan terintegrasi secara profesional dan minim risiko. Jangan menunggu hingga kendala muncul dalam operasional harian. Tingkatkan kompetensi tim Anda sekarang juga bersama Platindo Pusat Pelatihan. Dengan pendekatan intensif, adaptif, dan berbasis praktik, kami siap menjadi mitra strategis Anda dalam menyukseskan transformasi perpajakan 2026. Segera daftarkan diri dan tim terbaik Anda, dan jadilah bagian dari organisasi yang unggul, patuh, dan siap menghadapi era baru administrasi perpajakan Indonesia.

Mastering Coretax 2026: Solusi Cerdas dan Praktis Menjawab Tantangan Implementasi Sistem Perpajakan Terintegrasi

Mastering Coretax 2026: Solusi Cerdas dan Praktis Menjawab Tantangan Implementasi Sistem Perpajakan Terintegrasi

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari PLATINDO Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema:Mastering Coretax 2026: Solusi Cerdas dan Praktis Menjawab Tantangan Implementasi Sistem Perpajakan Terintegrasi

Metode Mastering Coretax 2026: Solusi Cerdas dan Praktis Menjawab Tantangan Implementasi Sistem Perpajakan Terintegrasi

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Lokasi Kegiatan:

Bimtek dan Pelatihan ini dilaksanakan di Beberapa kota besar di Indonesia Seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Batam, Surabaya, Malang, Medan, Makassar, Lampung, Semarang, Manado, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Palembang, Maluku, Papua dan Kota-kota besar lainnya. Peserta dapat request kota pilihan sesuai permintaan dengan menghubungi Tim kami.

Waktu Kegiatan:

Untuk waktu kegiatan dapat menyesuaikan permintaan dari peserta, dan tersedia dari Bulan Januari sampai Desember.

Legalitas Lembaga:

  • SK KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0038009.01.01 TAHUN 2024
  • NPWP PLATINDO PUSAT PELATIHAN: 20.820.279.6-017000
  • NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB): 2905240099576

Pilihan Kelas Pelaksanaan: Training Sistem Kas Terpadu Pemerintah Daerah

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.70.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasilitas Pelatihan Akuntabilitas Keuangan Publik

  • Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Tata Cara Pendaftaran: Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah Modern

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0819 5954 4432
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person

Mastering Coretax 2026: Solusi Cerdas dan Praktis Menjawab Tantangan Implementasi Sistem Perpajakan Terintegrasi

Mastering Coretax 2026: Solusi Cerdas dan Praktis Menjawab Tantangan Implementasi Sistem Perpajakan Terintegrasi




author-avatar

Tentang Platindo Pusat Pelatihan

Platindo adalah Pusat pelatihan yang yang bergerak dibidang riset, pengkajian bimbingan teknis, diklat, workshop, sertifikasi, pelatihan dan pendidikan non formal. Platindo didirikan sebagai pengembangan sumber daya manusia (SDM) terutama dibidang pendidikan. Baik bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta & mahasiswa.

Tinggalkan Balasan