Bimtek Terbaru 2026: Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern

Bimtek Terbaru 2026: Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern

Bimtek Terbaru 2026: Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern

Pendahuluan

Di era layanan kesehatan modern, Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat menghadapi berbagai tantangan strategis. Transformasi pengelolaan Puskesmas menjadi institusi yang efektif, efisien, dan akuntabel semakin penting, terutama dalam konteks penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). BLUD memungkinkan Puskesmas untuk mengelola keuangan dan sumber daya dengan fleksibilitas tinggi sambil tetap berpegang pada prinsip transparansi dan akuntabilitas.Bimtek BLUD Puskesmas 2026 Manajemen Puskesmas Modern

Pelatihan atau Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern hadir sebagai jawaban atas kebutuhan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Puskesmas. Dengan mengikuti bimtek ini, para pengelola Puskesmas dapat memahami prinsip-prinsip manajemen modern, strategi pengelolaan keuangan BLUD, serta metode peningkatan kualitas layanan yang berbasis data dan risiko. Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk memberikan teori, tetapi juga praktik nyata yang dapat langsung diterapkan di lapangan.Manajemen Puskesmas Modern

Dalam konteks pengelolaan BLUD, banyak Puskesmas masih menghadapi kendala, seperti pemahaman prosedur, keterbatasan sistem informasi manajemen, dan tantangan koordinasi antar unit. Bimtek ini bertujuan menjembatani gap tersebut dengan pendekatan praktis, sistematis, dan berorientasi hasil. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan konseptual, tetapi juga keterampilan teknis yang siap diaplikasikan untuk meningkatkan kinerja dan layanan Puskesmas.

Definisi Bimtek Terbaru 2026: Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern

Bimtek Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern adalah program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan pengelola Puskesmas dalam mengelola BLUD dan manajemen operasional secara efektif. Bimtek ini mencakup pembelajaran mengenai:

  1. Prinsip BLUD: Pengelolaan keuangan yang fleksibel namun akuntabel, termasuk penganggaran, pelaporan, dan pengawasan.

  2. Manajemen Puskesmas Modern: Strategi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi layanan kesehatan berbasis data.

  3. Pengembangan SDM: Peningkatan kompetensi pegawai dalam administrasi, pelayanan, dan pemanfaatan teknologi informasi.

Program ini ditujukan untuk kepala Puskesmas, bendahara, staf administrasi, dan pihak terkait yang terlibat dalam pengelolaan BLUD dan manajemen Puskesmas.Manajemen Puskesmas Modern

Di era reformasi birokrasi dan digitalisasi pelayanan publik, Puskesmas tidak lagi hanya berperan sebagai fasilitas kesehatan dasar, tetapi juga sebagai institusi yang dituntut untuk mampu mengelola layanan secara profesional, efisien, dan akuntabel. Salah satu upaya penting untuk mewujudkan hal tersebut adalah transformasi Puskesmas menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Implementasi BLUD di Puskesmas menuntut penguatan manajemen, tata kelola keuangan, serta peningkatan kualitas layanan. Namun, dalam praktiknya, banyak Puskesmas yang menghadapi tantangan dalam menjalankan BLUD secara optimal, terutama terkait kapasitas SDM, sistem pengelolaan, dan penerapan standar pelayanan publik. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi BLUD Puskesmas 2026 hadir sebagai program pelatihan yang strategis dan relevan.

Bimtek ini memiliki peran penting karena mampu menjadi jembatan antara kebijakan BLUD dan implementasinya di tingkat Puskesmas. Implementasi BLUD tidak dapat berhasil hanya dengan adanya regulasi, tetapi memerlukan pemahaman mendalam dan keterampilan teknis dari seluruh SDM yang terlibat. Bimtek berperan sebagai sarana peningkatan kapasitas, yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai prinsip BLUD, mekanisme pengelolaan keuangan, serta manajemen operasional yang modern. Dengan demikian, Puskesmas tidak hanya mampu menjalankan fungsi pelayanan kesehatan, tetapi juga mampu mengelola sumber daya secara lebih efektif dan berkelanjutan.

1. Meningkatkan Kapasitas SDM sebagai Faktor Penentu Keberhasilan BLUD

Sumber daya manusia adalah aset utama dalam implementasi BLUD. Puskesmas sebagai unit layanan kesehatan yang berorientasi pada pelayanan publik memerlukan SDM yang tidak hanya kompeten dalam bidang medis, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial. Penerapan BLUD menuntut pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, perencanaan anggaran, pengendalian internal, serta evaluasi kinerja. Bimtek ini memberikan pembekalan yang mendalam mengenai prinsip BLUD, mulai dari struktur organisasi, tata kelola, hingga mekanisme pelaporan dan pertanggungjawaban.Manajemen Puskesmas Modern

Melalui bimtek, peserta akan memahami bagaimana menyusun rencana kerja dan anggaran yang berbasis kebutuhan pelayanan, serta bagaimana mengelola pendapatan dan belanja secara efisien. Selain itu, peserta juga akan dibekali keterampilan dalam melakukan analisis kinerja, pengendalian biaya, serta perencanaan strategis. Dengan peningkatan kapasitas SDM, Puskesmas akan lebih siap menghadapi tantangan operasional dan mampu menjalankan BLUD secara profesional.

2. Mendorong Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Sumber Daya

Salah satu prinsip utama BLUD adalah transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dan sumber daya. Puskesmas yang menerapkan BLUD harus mampu menunjukkan bahwa setiap penggunaan anggaran dan sumber daya telah sesuai dengan aturan dan standar pelayanan publik. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan masyarakat dan menjaga legitimasi institusi.

Bimtek ini berperan dalam membekali peserta dengan pemahaman tentang prinsip good governance, termasuk transparansi, akuntabilitas, dan pengendalian internal. Peserta akan mempelajari mekanisme pelaporan yang benar, tata kelola keuangan yang tertib, serta bagaimana menyusun dokumentasi yang lengkap sebagai bukti pertanggungjawaban. Dengan demikian, Puskesmas dapat meminimalkan risiko temuan audit dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan secara keseluruhan.

3. Meningkatkan Efisiensi Operasional melalui Tools dan Teknik Manajemen Modern

Efisiensi operasional menjadi salah satu kunci keberhasilan BLUD. Puskesmas harus mampu mengelola layanan dengan sumber daya terbatas namun tetap memenuhi standar mutu pelayanan. Bimtek ini memberikan pendekatan praktis dan tools manajemen modern yang dapat membantu peserta dalam merencanakan, mengorganisasi, dan mengevaluasi kegiatan operasional secara optimal.

Materi yang disampaikan mencakup perencanaan strategis, manajemen proses layanan, pengelolaan SDM, serta pengendalian biaya. Selain itu, peserta juga akan dikenalkan pada teknik monitoring dan evaluasi kinerja yang berbasis indikator, sehingga setiap kegiatan dapat diukur efektivitasnya. Dengan penerapan tools manajemen yang tepat, Puskesmas dapat meningkatkan produktivitas layanan, mengurangi pemborosan, dan memastikan pelayanan berjalan lebih lancar.

4. Mendorong Inovasi Layanan melalui Pemanfaatan Teknologi dan Data-Driven Decision Making

Di era digital, inovasi layanan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Puskesmas dituntut untuk mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam mendukung pelayanan, pengelolaan data, serta pengambilan keputusan. Bimtek ini memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi layanan, seperti sistem informasi manajemen kesehatan, digitalisasi rekam medis, serta penggunaan data untuk analisis kinerja.

Selain itu, bimtek juga menekankan pendekatan data-driven decision making, yaitu pengambilan keputusan berdasarkan data yang valid dan terukur. Dengan pendekatan ini, Puskesmas dapat mengidentifikasi kebutuhan layanan secara lebih akurat, merencanakan program kesehatan yang tepat sasaran, serta melakukan evaluasi kinerja secara objektif. Inovasi berbasis data akan meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat daya saing Puskesmas sebagai lembaga layanan publik.

5. Urgensi Mengikuti Bimtek dalam Rangka Peningkatan Mutu dan Profesionalisme Puskesmas

Urgensi mengikuti bimtek ini semakin tinggi seiring dengan tuntutan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui BLUD. Pemerintah daerah mendorong Puskesmas untuk menjadi lembaga yang mandiri, profesional, dan mampu mengelola layanan secara berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, bimtek menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan bahwa Puskesmas mampu memenuhi standar operasional, tata kelola, dan pelayanan yang diharapkan.

Bimtek juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antar unit, membangun kesamaan pemahaman, serta meningkatkan komitmen bersama dalam menjalankan BLUD. Dengan demikian, implementasi BLUD tidak hanya menjadi program administratif, tetapi menjadi transformasi budaya kerja yang berorientasi pada mutu dan akuntabilitas.Manajemen Puskesmas Modern

6. Dampak Positif bagi Puskesmas: Dari Kinerja hingga Kepercayaan Publik

Implementasi hasil bimtek ini akan memberikan dampak positif yang nyata bagi Puskesmas, antara lain:

  • Peningkatan kinerja layanan melalui perencanaan dan pengelolaan yang lebih sistematis

  • Pengelolaan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel

  • Penguatan tata kelola dan pengendalian internal

  • Peningkatan kemampuan SDM dalam manajemen dan inovasi layanan

  • Peningkatan kepercayaan masyarakat dan legitimasi institusi

  • Kemampuan untuk mencapai target BLUD dan meningkatkan pendapatan layanan

Dengan demikian, bimtek ini menjadi investasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat dasar.

Peran dan Pentingnya Bimtek Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern 2026

Dalam era transformasi pelayanan kesehatan, Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan primer memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, aman, dan berkualitas. Namun, tantangan yang dihadapi Puskesmas tidak hanya berkaitan dengan aspek klinis, tetapi juga terkait manajemen dan tata kelola organisasi. Salah satu perubahan besar yang menuntut peningkatan kapasitas manajemen adalah penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada Puskesmas. BLUD menuntut adanya pengelolaan keuangan yang lebih profesional, akuntabel, dan berbasis kinerja. Dalam konteks ini, Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern 2026 hadir sebagai solusi strategis untuk meningkatkan kompetensi SDM dan memperkuat sistem pengelolaan Puskesmas.

1. Penguatan Kapasitas SDM untuk Mengelola BLUD Secara Profesional

BLUD mengubah paradigma pengelolaan Puskesmas dari sekadar unit pelayanan publik menjadi lembaga yang mengelola sumber daya secara mandiri dan profesional. Pengelolaan BLUD memerlukan kemampuan manajerial yang kuat, termasuk perencanaan anggaran, pengelolaan kas, pengendalian biaya, serta evaluasi kinerja. Namun, kenyataannya banyak Puskesmas yang masih menghadapi keterbatasan SDM, baik dari segi jumlah maupun kompetensi teknis.

Bimtek ini memiliki peran penting dalam memperkuat kapasitas SDM Puskesmas, terutama bagi kepala Puskesmas, bendahara, dan staf administrasi. Materi yang disampaikan dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep BLUD, regulasi terbaru, serta mekanisme operasional yang praktis. Dengan pembekalan ini, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pengelolaan Puskesmas secara nyata. Hal ini sangat penting karena keberhasilan BLUD sangat bergantung pada kualitas SDM yang mampu menjalankan fungsi manajemen dengan baik.

2. Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Keuangan

Prinsip transparansi dan akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam pengelolaan keuangan publik, termasuk BLUD. Puskesmas sebagai lembaga pelayanan publik harus mampu mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran kepada pemerintah daerah dan masyarakat. Namun, pengelolaan keuangan yang tidak tertib sering kali menyebabkan temuan audit, sanksi administrasi, dan menurunnya kepercayaan publik.

Bimtek ini membantu Puskesmas menyusun sistem pelaporan keuangan yang lebih rapi, sesuai standar akuntansi sektor publik, serta mudah diaudit. Peserta akan memahami mekanisme pertanggungjawaban, alur pencatatan transaksi, hingga teknik pengendalian internal. Dengan begitu, Puskesmas dapat mengurangi risiko kesalahan administrasi dan meningkatkan kualitas laporan keuangan. Akuntabilitas yang baik juga akan meningkatkan citra Puskesmas dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.

3. Memastikan Kepatuhan terhadap Regulasi dan Standar Pelayanan Publik

Regulasi pengelolaan keuangan dan pelayanan publik terus berkembang seiring dengan perubahan kebijakan pemerintah. Puskesmas harus mampu mengikuti perkembangan regulasi tersebut agar tidak mengalami masalah hukum atau administrasi. Namun, banyak Puskesmas yang kesulitan mengikuti perubahan regulasi karena keterbatasan informasi dan sumber daya.

Bimtek ini berperan sebagai media pembelajaran regulasi terbaru dan penerapannya dalam praktik operasional Puskesmas. Peserta akan dibekali pemahaman tentang regulasi BLUD, standar pelayanan publik, serta tata kelola yang harus dipenuhi. Dengan pemahaman yang tepat, Puskesmas dapat menjalankan proses operasional sesuai aturan, sehingga risiko temuan audit atau pelanggaran dapat diminimalisir. Kepatuhan terhadap regulasi juga menjadi landasan bagi Puskesmas untuk meningkatkan mutu layanan secara berkelanjutan.Manajemen Puskesmas Modern

4. Mendorong Efisiensi Operasional dan Pengelolaan Sumber Daya

Efisiensi operasional menjadi isu penting dalam manajemen Puskesmas, terutama ketika sumber daya terbatas. Banyak Puskesmas yang masih menghadapi masalah pemborosan anggaran, ketidaktertiban administrasi, dan kurangnya perencanaan program yang sistematis. Efisiensi bukan hanya soal mengurangi biaya, tetapi juga soal bagaimana memaksimalkan manfaat dari sumber daya yang tersedia.

Bimtek ini memberikan strategi praktis untuk meningkatkan efisiensi operasional, seperti perencanaan kegiatan berbasis kebutuhan, pengendalian biaya, serta pengelolaan stok dan aset. Peserta juga akan belajar menerapkan manajemen risiko untuk mengidentifikasi potensi kendala dan merancang mitigasi yang tepat. Dengan pengelolaan yang lebih efisien, Puskesmas dapat meningkatkan produktivitas, memperbaiki alur kerja, dan memberikan layanan yang lebih cepat serta tepat.

5. Meningkatkan Kualitas Layanan melalui Sistem Manajemen Mutu

Puskesmas modern harus memiliki sistem manajemen mutu yang kuat untuk menjamin konsistensi pelayanan. Sistem manajemen mutu melibatkan SOP, monitoring kinerja, evaluasi, serta perbaikan berkelanjutan. Namun, penerapan sistem mutu sering terkendala oleh kurangnya pemahaman dan keterampilan SDM.

Bimtek ini membantu Puskesmas membangun sistem manajemen mutu yang terstruktur, mulai dari penyusunan SOP, pengukuran indikator kinerja, hingga evaluasi hasil layanan. Peserta akan memahami pentingnya budaya kerja berbasis standar dan perbaikan terus-menerus. Dengan sistem manajemen mutu yang baik, Puskesmas dapat memastikan pelayanan berjalan sesuai standar, mengurangi risiko kesalahan, dan meningkatkan kepuasan masyarakat.

6. Mengembangkan Budaya Kerja Berbasis Data dan Inovasi

Transformasi digital dan perkembangan teknologi menuntut Puskesmas untuk mampu mengelola data secara efektif. Data menjadi sumber informasi penting untuk pengambilan keputusan, evaluasi program, serta peningkatan mutu layanan. Namun, tidak semua Puskesmas memiliki kapasitas untuk memanfaatkan data secara optimal.

Bimtek ini menekankan pada pendekatan data-driven decision making, yaitu pengambilan keputusan berbasis data yang valid. Peserta akan belajar mengelola data pelayanan, memanfaatkan sistem informasi, serta melakukan analisis sederhana untuk evaluasi kinerja. Selain itu, bimtek ini juga mendorong inovasi layanan, seperti penggunaan teknologi untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan. Dengan budaya kerja berbasis data, Puskesmas dapat meningkatkan efektivitas program dan meminimalkan kesalahan operasional.

7. Menjamin Keberlanjutan Operasional dan Kesiapan Menghadapi Audit

Salah satu tujuan penting BLUD adalah menjamin keberlanjutan operasional Puskesmas melalui pengelolaan keuangan yang sehat. Namun, keberlanjutan tidak hanya ditentukan oleh anggaran, tetapi juga oleh sistem pengendalian internal, manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap regulasi. Audit internal dan eksternal menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan tersebut.

Bimtek ini membantu Puskesmas mempersiapkan diri menghadapi audit, baik dari pemerintah daerah maupun lembaga pengawasan. Peserta akan memahami standar audit, teknik penyusunan dokumen pendukung, serta cara memperbaiki temuan audit secara sistematis. Dengan kesiapan audit yang baik, Puskesmas dapat menghindari temuan serius dan memastikan operasional berjalan lancar.

8. Meningkatkan Citra dan Kepercayaan Publik

Puskesmas yang mampu mengelola BLUD dengan baik akan memiliki citra yang lebih baik di mata masyarakat. Transparansi, akuntabilitas, serta kualitas layanan yang meningkat akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi. Kepercayaan publik menjadi modal penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program kesehatan, seperti imunisasi, program promotif, dan preventif.

Bimtek ini membantu Puskesmas membangun citra positif melalui peningkatan kualitas layanan dan tata kelola yang baik. Kepercayaan masyarakat yang meningkat juga berdampak pada peningkatan kunjungan, kepatuhan pasien, serta keberhasilan program kesehatan.

9. Menjadi Landasan Strategis Menuju Puskesmas Modern dan Mandiri

Secara keseluruhan, bimtek ini menjadi landasan strategis bagi Puskesmas untuk bertransformasi menjadi lembaga yang modern, mandiri, dan profesional. Penguatan BLUD dan manajemen modern akan membawa Puskesmas pada perubahan yang lebih besar, seperti pengembangan layanan baru, peningkatan kualitas SDM, serta peningkatan kinerja organisasi.

Dengan mengikuti bimtek ini, Puskesmas akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan dan mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. Ini adalah langkah penting untuk mewujudkan Puskesmas yang unggul, akuntabel, dan berkelanjutan.

Materi Bimtek Terbaru 2026: Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern

Materi bimtek disusun secara sistematis agar mudah dipahami dan diterapkan, meliputi:

  1. Pengantar BLUD dan Regulasi Terkait

    • Sejarah dan tujuan BLUD

    • Peraturan pemerintah terkait pengelolaan BLUD Puskesmas

  2. Manajemen Keuangan BLUD

    • Perencanaan anggaran berbasis kebutuhan dan risiko

    • Proses akuntansi dan pelaporan keuangan

    • Audit internal dan eksternal

  3. Manajemen Puskesmas Modern

    • Perencanaan strategis dan operasional

    • Pengelolaan SDM dan pengembangan kapasitas pegawai

    • Manajemen risiko dan kualitas layanan

  4. Pemanfaatan Teknologi dan Sistem Informasi

    • Implementasi sistem informasi manajemen Puskesmas

    • Digitalisasi proses administrasi dan layanan

    • Analisis data untuk pengambilan keputusan

  5. Studi Kasus dan Simulasi Praktis

    • Praktik pengelolaan BLUD

    • Analisis kendala dan solusi inovatif

    • Penyusunan laporan keuangan dan evaluasi kinerja

Tujuan dan Manfaat bimtek terbaru 2026 optimalisasi

Bimtek ini memiliki tujuan utama meningkatkan kompetensi peserta dalam:

  • Mengelola BLUD secara Profesional: Mampu merencanakan, melaksanakan, dan melaporkan keuangan Puskesmas dengan akurat.

  • Meningkatkan Kualitas Layanan Puskesmas: Memberikan layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan transparan kepada masyarakat.

  • Mendorong Efisiensi dan Produktivitas: Mengurangi pemborosan sumber daya dan memaksimalkan output layanan.

  • Mengembangkan SDM Unggul: Menciptakan pegawai Puskesmas yang kompeten, profesional, dan adaptif terhadap perubahan teknologi.

Manfaat nyata bagi peserta antara lain: meningkatnya kepercayaan masyarakat, kepatuhan terhadap regulasi, peningkatan skor akreditasi Puskesmas, serta kemampuan membuat keputusan berbasis data.

Narasumber

Narasumber dalam bimtek ini adalah para praktisi dan ahli di bidang manajemen kesehatan dan BLUD, dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di instansi pemerintah dan rumah sakit. Kompetensi narasumber meliputi:

  • Pengalaman langsung dalam implementasi BLUD Puskesmas dan RSUD.

  • Keahlian dalam manajemen operasional, audit, dan perencanaan strategis.

  • Kemampuan membimbing peserta secara praktis dengan studi kasus nyata.

FAQ

1. Siapa saja yang dapat mengikuti bimtek ini?
Bimtek ini terbuka bagi Kepala Puskesmas, bendahara, staf administrasi, manajer layanan, tim keuangan, dan tenaga profesional yang terlibat dalam pengelolaan BLUD serta manajemen Puskesmas modern. Peserta dari Dinas Kesehatan dan instansi terkait juga dapat mengikuti untuk memperkuat koordinasi dan implementasi BLUD di wilayahnya.

2. Apa hasil nyata yang dapat diperoleh peserta setelah mengikuti bimtek?
Peserta akan mampu menyusun perencanaan anggaran berbasis kebutuhan layanan, mengelola keuangan BLUD secara akuntabel, menerapkan sistem manajemen mutu, serta memanfaatkan teknologi informasi untuk pengambilan keputusan berbasis data. Selain itu, peserta juga memperoleh kemampuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan Puskesmas.

3. Apakah bimtek ini hanya membahas teori atau juga praktik?
Bimtek ini dirancang secara praktis dan aplikatif. Selain pembahasan teori, peserta akan mengikuti simulasi, studi kasus, dan latihan penyusunan dokumen manajemen BLUD, sehingga pengetahuan dapat langsung diterapkan dalam operasional Puskesmas.

4. Berapa lama durasi pelaksanaan bimtek ini?
Durasi bimtek biasanya disusun dalam format 1–3 hari, tergantung kebutuhan instansi dan paket pelatihan yang dipilih. Durasi dapat disesuaikan dengan tingkat kedalaman materi dan jumlah peserta.

5. Apakah peserta akan mendapatkan materi terkait regulasi BLUD terbaru?
Ya. Bimtek ini memuat pembahasan regulasi dan kebijakan terbaru terkait BLUD, termasuk tata kelola keuangan, standar pelayanan publik, serta mekanisme pelaporan dan pertanggungjawaban sesuai ketentuan pemerintah.

6. Apakah bimtek ini relevan untuk Puskesmas dengan sumber daya terbatas?
Sangat relevan. Salah satu fokus bimtek adalah strategi optimalisasi BLUD di tengah keterbatasan SDM, fasilitas, dan anggaran. Peserta akan belajar menyusun strategi realistis dan efisien sesuai kondisi lapangan.

7. Apakah materi bimtek mencakup penggunaan teknologi informasi?
Ya. Materi mencakup pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan data, sistem informasi manajemen, digitalisasi rekam medis, serta penggunaan data untuk monitoring dan evaluasi kinerja.

8. Apakah peserta akan mendapatkan sertifikat?
Ya. Setelah mengikuti bimtek dan menyelesaikan seluruh sesi, peserta akan menerima sertifikat sebagai bukti keikutsertaan dan kompetensi yang diperoleh.

9. Bagaimana cara pendaftaran bimtek ini?
Pendaftaran dapat dilakukan melalui website resmi Platindo Pusat Pelatihan atau menghubungi tim admin Platindo untuk informasi paket, jadwal, dan prosedur pendaftaran. (Cantumkan kontak/tautan sesuai kebutuhan website.)

10. Apakah bimtek ini dapat diselenggarakan secara in-house di Puskesmas?
Ya. Platindo Pusat Pelatihan menyediakan layanan bimtek in-house yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Puskesmas atau Dinas Kesehatan, termasuk penyesuaian materi, durasi, dan studi kasus sesuai kondisi daerah.

Tingkatkan kompetensi dan profesionalisme Puskesmas Anda dengan mengikuti Bimtek Terbaru 2026: Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern. Dapatkan pengalaman belajar langsung dari narasumber ahli, praktik nyata pengelolaan BLUD, dan strategi manajemen modern yang siap diterapkan di instansi Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk membawa Puskesmas Anda menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel!

Bimtek Terbaru 2026: Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern

Bimtek Terbaru 2026: Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari PLATINDO Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Terbaru 2026: Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern

Metode Bimtek Terbaru 2026: Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Lokasi Kegiatan:

Bimtek dan Pelatihan ini dilaksanakan di Beberapa kota besar di Indonesia Seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Batam, Surabaya, Malang, Medan, Makassar, Lampung, Semarang, Manado, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Palembang, Maluku, Papua dan Kota-kota besar lainnya. Peserta dapat request kota pilihan sesuai permintaan dengan menghubungi Tim kami.

Waktu Kegiatan:

Untuk waktu kegiatan dapat menyesuaikan permintaan dari peserta, dan tersedia dari Bulan Januari sampai Desember.

Legalitas Lembaga:

  • SK KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0038009.01.01 TAHUN 2024
  • NPWP PLATINDO PUSAT PELATIHAN: 20.820.279.6-017000
  • NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB): 2905240099576

Pilihan Kelas Pelaksanaan: Training Sistem Kas Terpadu Pemerintah Daerah

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.70.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasilitas Pelatihan Akuntabilitas Keuangan Publik

  • Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Tata Cara Pendaftaran: Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah Modern

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0819 5954 4432
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person

Bimtek Terbaru 2026: Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern

Bimtek Terbaru 2026: Optimalisasi BLUD dan Manajemen Puskesmas Modern




author-avatar

Tentang Platindo Pusat Pelatihan

Platindo adalah Pusat pelatihan yang yang bergerak dibidang riset, pengkajian bimbingan teknis, diklat, workshop, sertifikasi, pelatihan dan pendidikan non formal. Platindo didirikan sebagai pengembangan sumber daya manusia (SDM) terutama dibidang pendidikan. Baik bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta & mahasiswa.

Tinggalkan Balasan