Bimtek Revolusioner: Pengelolaan Website Instansi Pemerintah dengan AI Terbaru 2026

Bimtek Revolusioner: Pengelolaan Website Instansi Pemerintah dengan AI Terbaru 2026
Bimtek Revolusioner: Pengelolaan Website Instansi Pemerintah dengan AI Terbaru 2026
Pendahuluan
Di era transformasi digital yang semakin cepat, keberadaan website instansi pemerintah bukan lagi sekadar media informasi, melainkan platform utama dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel. Website instansi pemerintah menjadi wajah resmi organisasi yang harus mampu memberikan informasi yang akurat, mudah diakses, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Namun, kenyataannya masih banyak instansi yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan website, seperti konten yang tidak terupdate, tampilan yang kurang user friendly, hingga minimnya pemanfaatan teknologi canggih untuk meningkatkan efektivitas layanan. Kondisi ini menjadi semakin krusial mengingat masyarakat kini semakin mengandalkan layanan digital, dan ekspektasi publik terhadap kualitas layanan pemerintah terus meningkat.Website Instansi Pemerintah
Dalam konteks tersebut, hadirnya teknologi Artificial Intelligence (AI) menjadi solusi revolusioner untuk mengoptimalkan pengelolaan website instansi pemerintah. AI tidak hanya mempermudah proses pengelolaan konten, tetapi juga meningkatkan kemampuan website dalam melayani pengguna melalui fitur cerdas seperti chatbots, rekomendasi konten, analisis perilaku pengguna, serta otomatisasi publikasi. Oleh karena itu, penguasaan AI dalam pengelolaan website menjadi keterampilan yang sangat penting bagi ASN dan staf pengelola website instansi. Bimtek ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan AI terbaru 2026 untuk meningkatkan kualitas website instansi, sehingga dapat mendukung reformasi digital dan pelayanan publik yang lebih baik.
Bimtek Revolusioner ini sangat relevan dengan kebutuhan instansi pemerintah yang ingin mempercepat transformasi digital secara terukur dan aman. Selain aspek teknis, pengelolaan website instansi juga terkait dengan tata kelola informasi, keamanan data, dan kepatuhan terhadap regulasi publikasi informasi. Dalam konteks ini, penggunaan AI harus dilakukan secara etis, aman, dan sesuai aturan yang berlaku. Bimtek ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai strategi pengelolaan website yang efektif, penggunaan AI untuk optimasi konten, hingga mekanisme pengawasan dan evaluasi kinerja website. Dengan demikian, instansi tidak hanya mampu meningkatkan kualitas website, tetapi juga memperkuat kredibilitas dan reputasi organisasi di mata publik.Website Instansi Pemerintah
Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin digital, pengelolaan website instansi pemerintah tidak boleh stagnan. Website yang dikelola dengan baik dapat menjadi pusat informasi, layanan, dan interaksi publik yang mampu mendukung pencapaian tujuan pembangunan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi ASN melalui bimtek ini menjadi langkah strategis untuk memastikan instansi mampu memanfaatkan teknologi AI secara maksimal. Bimtek ini juga membantu instansi membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perubahan teknologi, sehingga transformasi digital dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan. Dengan mengikuti bimtek ini, instansi akan siap menghadapi tantangan digital 2026 dan mampu memberikan layanan publik yang lebih modern, efektif, dan terpercaya.
Definisi Bimtek Pengelolaan Website Instansi Pemerintah dengan AI Terbaru 2026
Bimtek Revolusioner: Pengelolaan Website Instansi Pemerintah dengan AI Terbaru 2026 adalah program pelatihan intensif yang dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas ASN dan tim pengelola website instansi pemerintah dalam menghadapi tantangan digital yang semakin kompleks. Program ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan instansi dalam memperkuat kualitas pengelolaan website, yang saat ini telah menjadi salah satu aspek paling strategis dalam tata kelola pemerintahan modern. Website instansi pemerintah tidak lagi berfungsi semata sebagai media publikasi informasi, tetapi telah berkembang menjadi kanal utama dalam memberikan layanan, menjalin komunikasi dengan masyarakat, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Oleh karena itu, kemampuan dalam mengelola website secara profesional menjadi kebutuhan mendesak yang harus dimiliki oleh ASN dan tim pengelola website.
Secara substansial, bimtek ini menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) terbaru yang relevan dengan kebutuhan instansi pada tahun 2026. AI menjadi elemen kunci dalam meningkatkan kualitas pengelolaan website karena mampu menghadirkan automasi, analisis data, serta peningkatan interaksi pengguna secara lebih cerdas. Dengan AI, proses pengelolaan konten dapat dilakukan lebih efisien, misalnya melalui rekomendasi konten, penjadwalan otomatis, hingga penyesuaian informasi berdasarkan kebutuhan pengguna. Selain itu, AI juga dapat meningkatkan kualitas layanan melalui chatbot dan asisten virtual yang mampu menjawab pertanyaan publik secara cepat dan konsisten. Dengan demikian, bimtek ini tidak hanya mengajarkan konsep teknologi, tetapi juga mengarahkan peserta pada implementasi praktis yang memberikan dampak langsung pada kualitas website instansi.
Bimtek ini disusun secara komprehensif dengan kombinasi pembelajaran teori, praktik, dan studi kasus yang relevan dengan kondisi instansi pemerintah. Pembelajaran teori memberikan landasan konseptual tentang AI, tren teknologi digital, serta prinsip tata kelola informasi publik. Peserta akan memahami bagaimana AI bekerja, apa saja komponen penting dalam penerapan AI, serta bagaimana AI dapat diintegrasikan dalam pengelolaan website. Sementara itu, praktik langsung menjadi bagian penting dalam bimtek ini agar peserta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam konteks kerja sehari-hari. Melalui simulasi dan praktik, peserta dapat belajar menggunakan tools AI untuk mengelola konten, meningkatkan pengalaman pengguna, serta memonitor performa website secara real-time.
Materi bimtek meliputi beberapa aspek utama yang menjadi kebutuhan kritis dalam pengelolaan website instansi pemerintah. Pertama, strategi pengelolaan konten yang efektif. Website instansi harus mampu menyajikan konten yang informatif, relevan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dalam bimtek ini, peserta dibekali teknik penyusunan konten yang sesuai dengan kaidah komunikasi publik, penataan informasi yang sistematis, serta strategi optimasi konten agar mudah ditemukan oleh pengguna. AI dapat membantu dalam proses ini melalui analisis kebutuhan informasi publik, rekomendasi topik, hingga optimasi SEO secara otomatis. Hal ini akan membantu instansi dalam menjaga website tetap dinamis dan relevan.
Kedua, optimasi user experience (UX) dan user interface (UI). Pengalaman pengguna menjadi faktor penentu keberhasilan website. Website yang sulit diakses, lambat, atau tidak responsif akan menurunkan kepercayaan publik dan mengurangi efektivitas layanan. Bimtek ini mengajarkan prinsip-prinsip desain UX/UI yang ramah pengguna, termasuk pengaturan navigasi, struktur menu, tata letak konten, serta aksesibilitas untuk berbagai perangkat. AI dapat meningkatkan UX melalui personalisasi konten, rekomendasi informasi, serta penyesuaian tampilan berdasarkan perilaku pengguna. Dengan demikian, website instansi dapat memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan efisien bagi pengguna.
Ketiga, otomatisasi publikasi konten. Pengelolaan website sering kali memerlukan pembaruan informasi secara berkala, baik berupa berita, pengumuman, dokumen, maupun layanan. Proses ini dapat menjadi beban jika dilakukan secara manual. Melalui AI, proses publikasi dapat diotomatisasi, misalnya penjadwalan publikasi, penentuan waktu terbaik publikasi berdasarkan analisis data, serta pengelompokan konten secara otomatis. Bimtek ini memberikan keterampilan praktis kepada peserta untuk menggunakan tools yang dapat mempermudah pengelolaan konten, sehingga website dapat selalu terupdate tanpa membebani sumber daya manusia.
Keempat, penggunaan chatbot dan asisten virtual untuk layanan publik. Chatbot menjadi salah satu fitur AI yang sangat relevan untuk website instansi pemerintah. Chatbot dapat memberikan layanan informasi secara cepat, menjawab pertanyaan umum, serta mengarahkan pengguna ke layanan yang tepat. Bimtek ini membekali peserta dengan kemampuan merancang, mengatur, dan mengelola chatbot sesuai kebutuhan instansi. Selain itu, peserta juga belajar bagaimana mengelola basis pengetahuan (knowledge base) agar chatbot dapat memberikan jawaban yang akurat dan sesuai kebijakan instansi. Dengan adanya chatbot, website menjadi lebih interaktif dan mampu melayani masyarakat secara lebih efektif.
Kelima, analisis data pengunjung. Website instansi menghasilkan data yang sangat berharga terkait perilaku pengguna, pola akses, dan kebutuhan informasi publik. AI dapat memproses data tersebut secara cepat dan memberikan insight yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan. Bimtek ini mengajarkan peserta cara membaca dan menganalisis data pengunjung, mengidentifikasi tren, serta mengambil keputusan berbasis data untuk perbaikan website. Dengan analisis yang tepat, instansi dapat mengetahui konten apa yang paling dibutuhkan, waktu akses paling tinggi, serta potensi masalah yang perlu diperbaiki.
Keenam, penguatan keamanan website melalui teknologi AI. Keamanan website menjadi aspek yang tidak boleh diabaikan karena instansi pemerintah rentan terhadap ancaman siber. AI dapat membantu meningkatkan keamanan melalui deteksi anomali, pemantauan aktivitas mencurigakan, serta pencegahan serangan otomatis. Dalam bimtek ini, peserta belajar mengenai prinsip keamanan digital, tata kelola akses, serta langkah-langkah mitigasi risiko keamanan. Dengan pemahaman ini, instansi dapat menjaga integritas website, melindungi data publik, serta memastikan layanan berjalan dengan aman.
Bimtek ini juga membahas aspek etika dan regulasi dalam penggunaan AI, yang menjadi bagian penting dalam konteks pemerintahan. Penggunaan AI harus dilakukan dengan memperhatikan etika, privasi data, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Peserta akan memahami batasan penggunaan AI, pengelolaan data sensitif, serta mekanisme audit dan pertanggungjawaban dalam penggunaan teknologi AI. Dengan pemahaman ini, instansi dapat memanfaatkan AI secara bertanggung jawab dan sesuai dengan prinsip good governance.
Secara keseluruhan, bimtek ini bersifat komprehensif dan praktikal, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkan teknologi AI dalam pekerjaan sehari-hari. Setelah mengikuti bimtek, peserta diharapkan mampu mengelola website instansi secara lebih modern, efisien, dan aman. Instansi akan memperoleh kemampuan untuk meningkatkan kualitas website secara signifikan, mempercepat proses publikasi informasi, serta meningkatkan interaksi dan layanan kepada masyarakat melalui platform digital yang lebih cerdas. Dengan demikian, bimtek ini menjadi investasi strategis dalam memperkuat transformasi digital instansi menuju layanan publik yang lebih baik dan relevan pada tahun 2026.
Peran dan Pentingnya Bimtek Pengelolaan Website Instansi Pemerintah dengan AI
Pengelolaan website instansi pemerintah saat ini telah menjadi bagian integral dari tata kelola pemerintahan modern. Website tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi informasi, tetapi juga sebagai kanal utama dalam penyelenggaraan layanan publik, komunikasi, dan interaksi dengan masyarakat. Dalam konteks reformasi birokrasi dan transformasi digital, kemampuan instansi untuk mengelola website secara profesional menjadi indikator penting dalam menilai kualitas layanan dan akuntabilitas pemerintah. Oleh karena itu, Bimtek Pengelolaan Website Instansi Pemerintah dengan AI memegang peran strategis dalam memperkuat kapasitas instansi untuk menjalankan fungsi tersebut secara efektif.
Pertama, bimtek ini berperan dalam meningkatkan kualitas konten dan informasi yang disajikan oleh website instansi. Website yang dikelola dengan baik mampu menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan mudah dipahami oleh publik. Hal ini penting karena informasi yang disajikan melalui website akan menjadi rujukan utama masyarakat, media, maupun pemangku kepentingan dalam memahami program, kebijakan, dan layanan instansi. Dengan pemanfaatan AI, proses pengelolaan konten dapat menjadi lebih efisien, misalnya melalui otomatisasi update informasi, analisis kebutuhan informasi publik, serta rekomendasi konten berdasarkan perilaku pengguna. Bimtek ini membantu tim pengelola website untuk memahami cara menyusun konten yang tepat, menata struktur informasi, serta menerapkan prinsip keterbukaan informasi publik secara lebih profesional.
Kedua, bimtek ini berperan dalam memperkuat fungsi website sebagai media layanan publik. Di era digital, masyarakat mengharapkan layanan yang cepat, mudah, dan dapat diakses kapan saja. Website instansi pemerintah memiliki potensi besar untuk menjadi platform layanan yang memudahkan masyarakat dalam mengajukan permohonan layanan, mengunduh formulir, mengakses prosedur, serta mendapatkan update status layanan. Dengan dukungan AI, website dapat dilengkapi fitur interaktif seperti chatbot, asisten virtual, dan sistem rekomendasi layanan yang dapat membantu masyarakat menemukan informasi dengan cepat. Bimtek ini memberikan pemahaman praktis mengenai implementasi fitur-fitur AI yang sesuai dengan kebutuhan instansi, sehingga website tidak hanya menjadi “papan informasi” tetapi juga menjadi “gerbang layanan publik” yang responsif.
Ketiga, bimtek ini membantu instansi meningkatkan keterlibatan publik (public engagement) melalui website. Website yang interaktif dan responsif mampu membuka ruang komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Masyarakat dapat memberikan masukan, mengajukan pertanyaan, atau menyampaikan keluhan secara langsung melalui fitur yang terintegrasi. Dengan AI, respons terhadap pertanyaan publik dapat dilakukan secara lebih cepat melalui chatbot yang mampu menjawab pertanyaan umum, menyajikan informasi yang relevan, atau mengarahkan pengguna ke layanan yang tepat. Bimtek ini membantu tim pengelola website memahami strategi komunikasi digital yang efektif, pengelolaan konten interaktif, serta cara mengolah masukan publik menjadi data yang dapat digunakan untuk perbaikan layanan.
Keempat, bimtek ini memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas pengelolaan website. Pengelolaan website instansi seringkali membutuhkan waktu dan sumber daya yang cukup besar, terutama jika dilakukan secara manual. Proses pembaruan konten, pengelolaan dokumen, dan monitoring performa website dapat memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan. Dengan pemanfaatan AI, beberapa proses dapat diotomatisasi, seperti penjadwalan publikasi konten, pengelolaan metadata, optimasi SEO, serta analisis trafik. Bimtek ini memberikan keterampilan teknis dan strategi kerja yang memungkinkan tim pengelola website untuk bekerja lebih efisien, sehingga waktu dan sumber daya dapat dialokasikan untuk kegiatan yang lebih strategis.
Kelima, bimtek ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat keamanan dan tata kelola data website. Website instansi pemerintah menyimpan berbagai informasi penting, termasuk data publik, dokumen kebijakan, dan data layanan yang sensitif. Dalam era digital, risiko ancaman keamanan seperti serangan siber, kebocoran data, atau defacement website menjadi ancaman nyata yang dapat merusak reputasi instansi. Pemanfaatan AI dalam pengelolaan website dapat membantu meningkatkan keamanan melalui deteksi anomali, pemantauan aktivitas mencurigakan, serta peningkatan proteksi data. Bimtek ini membekali peserta dengan pemahaman tentang praktik keamanan digital, kebijakan privasi, serta langkah-langkah mitigasi risiko yang perlu diterapkan dalam pengelolaan website.
Keenam, bimtek ini memiliki peran penting dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi instansi pemerintah. Website menjadi media publik yang dapat dijadikan bukti keterbukaan informasi dan pertanggungjawaban publik. Informasi yang disajikan harus akurat, up-to-date, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan AI, proses verifikasi informasi dan monitoring update konten dapat dilakukan secara lebih sistematis, sehingga instansi dapat memastikan bahwa website selalu menampilkan informasi terbaru. Bimtek ini membantu instansi membangun sistem pengelolaan konten yang terstruktur, sehingga meminimalkan risiko informasi tidak relevan atau tidak valid yang beredar di publik.
Urgensi bimtek ini semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi AI yang sangat cepat dan penetrasi teknologi digital yang semakin meluas di masyarakat. Pemerintah dituntut untuk mampu mengikuti perkembangan teknologi agar pelayanan publik tidak tertinggal dan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, masyarakat kini memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap kualitas layanan digital. Mereka menginginkan akses informasi dan layanan yang cepat, mudah, dan aman. Jika instansi tidak mampu memenuhi ekspektasi tersebut, maka potensi ketidakpuasan publik, penurunan kepercayaan, hingga kritik sosial akan meningkat. Oleh karena itu, bimtek ini menjadi kebutuhan strategis untuk memastikan instansi memiliki kemampuan pengelolaan website yang modern dan responsif.
Selain itu, peningkatan pengawasan publik dan tuntutan transparansi juga menjadi faktor pendorong penting. Publik, media, serta lembaga pengawas memiliki akses yang lebih luas untuk memantau kinerja instansi melalui website. Website yang tidak terkelola dengan baik dapat menjadi sumber kritik dan temuan, terutama jika informasi tidak akurat atau layanan tidak responsif. Bimtek ini membantu instansi membangun pengelolaan website yang profesional, terstruktur, dan sesuai standar publikasi informasi. Dengan demikian, instansi dapat meningkatkan reputasi, menjaga kepercayaan publik, dan mengurangi risiko masalah yang berkaitan dengan informasi publik.
Di sisi internal, bimtek ini juga penting untuk membangun kapasitas tim pengelola website yang terintegrasi dan profesional. Dalam banyak instansi, pengelolaan website masih dilakukan secara sporadis atau bergantung pada individu tertentu. Hal ini dapat menyebabkan ketergantungan, inkonsistensi konten, serta risiko hilangnya pengetahuan ketika personel berganti. Bimtek ini membantu instansi membangun tim pengelola website yang memiliki standar kerja, prosedur, dan sistem dokumentasi yang jelas. Dengan demikian, pengelolaan website dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak tergantung pada satu orang.
Secara keseluruhan, Bimtek Pengelolaan Website Instansi Pemerintah dengan AI memegang peran strategis dalam memperkuat kapasitas instansi dalam pengelolaan platform digital yang menjadi wajah dan layanan publik. Bimtek ini membantu meningkatkan kualitas konten, memperkuat layanan publik, meningkatkan keterlibatan masyarakat, memperkuat efisiensi kerja, meningkatkan keamanan data, serta memperkuat akuntabilitas dan transparansi. Dengan perkembangan teknologi AI yang cepat dan tuntutan layanan publik yang semakin tinggi, bimtek ini menjadi solusi penting untuk memastikan instansi mampu menghadapi tantangan digital 2026 dan memberikan layanan publik yang lebih modern, efektif, dan terpercaya.
.
Materi Bimtek Pengelolaan Website Instansi Pemerintah dengan AI Terbaru 2026
Materi bimtek disusun secara sistematis dan aplikatif, meliputi:
Konsep dan Tren AI dalam Pengelolaan Website Pemerintah
Strategi Pengelolaan Konten Website yang Efektif
Optimalisasi User Experience (UX) dan User Interface (UI)
Penerapan Chatbot dan Asisten Virtual untuk Layanan Publik
Otomatisasi Publikasi dan Manajemen Konten dengan AI
Analisis Data Pengunjung dan Pengukuran Kinerja Website
Keamanan Website dan Proteksi Data dengan AI
Tata Kelola Informasi Publik dan Etika Penggunaan AI
Integrasi Website dengan Sistem Pemerintahan Digital
Studi Kasus dan Simulasi Pengelolaan Website dengan AI
Tujuan dan Manfaat Bimtek
Tujuan bimtek ini adalah meningkatkan kompetensi ASN dalam pengelolaan website instansi pemerintah menggunakan AI terbaru sehingga mampu meningkatkan kualitas informasi, layanan, dan interaksi publik. Manfaat yang diperoleh peserta antara lain:
Mampu merancang strategi konten yang relevan dan terukur
Mengoptimalkan tampilan dan pengalaman pengguna (UX/UI)
Menggunakan chatbot untuk layanan publik yang lebih cepat
Mengotomatisasi proses publikasi konten dan update informasi
Mengukur kinerja website melalui analisis data pengunjung
Meningkatkan keamanan website dan proteksi data
Memahami etika dan regulasi penggunaan AI dalam instansi
Meningkatkan kapabilitas digital instansi dalam reformasi birokrasi
Narasumber
Bimtek ini menghadirkan narasumber yang ahli dalam bidang digital governance, pengelolaan website pemerintah, dan teknologi AI. Narasumber memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pengembangan sistem informasi pemerintahan, implementasi AI dalam layanan publik, serta pelatihan SDM instansi pemerintah. Narasumber juga berpengalaman dalam pendampingan digitalisasi OPD dan penguatan kapasitas ASN di berbagai daerah.
FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apakah bimtek ini hanya untuk ASN pengelola website?
Tidak. Bimtek ini juga cocok untuk staf humas, staf IT, dan pejabat yang terlibat dalam layanan publik digital.
2. Apakah peserta harus memiliki kemampuan teknis IT tinggi?
Tidak. Materi disampaikan secara praktis dan mudah dipahami, dengan level dasar hingga menengah.
3. Apakah bimtek ini membahas tools AI tertentu?
Ya, bimtek membahas tools AI yang relevan dan aman untuk instansi pemerintah, termasuk implementasi chatbot dan otomatisasi konten.
4. Berapa durasi bimtek?
Durasi biasanya 2–3 hari efektif, bisa disesuaikan kebutuhan instansi.
5. Apakah peserta mendapatkan sertifikat?
Ya, peserta mendapatkan sertifikat resmi dari Platindo Pusat Pelatihan.
6. Apakah ada sesi praktik langsung?
Ada, peserta akan melakukan simulasi dan praktik pengelolaan website dengan AI.
7. Apakah bimtek ini dapat dilakukan in-house?
Bisa. Kami menyediakan layanan bimtek in-house sesuai kebutuhan instansi.
8. Apakah bimtek membahas keamanan data dan privasi?
Ya, termasuk tata kelola data, proteksi informasi, dan etika penggunaan AI.
9. Apakah materi bisa disesuaikan dengan kebutuhan instansi?
Ya, materi dapat disesuaikan sesuai kondisi OPD dan fokus layanan.
10. Bagaimana cara pendaftaran?
Pendaftaran dapat dilakukan melalui tim Platindo Pusat Pelatihan.
Ajakan Mengikuti Bimtek
Tingkatkan kualitas website instansi Anda dengan mengikuti Bimtek Revolusioner: Pengelolaan Website Instansi Pemerintah dengan AI Terbaru 2026 bersama Platindo Pusat Pelatihan. Jadikan website sebagai wajah digital yang profesional, responsif, dan mampu memberikan layanan publik yang lebih baik.
📌 Daftarkan instansi Anda sekarang dan bawa transformasi digital ke level berikutnya dengan teknologi AI yang tepat, aman, dan efektif.

Bimtek Revolusioner: Pengelolaan Website Instansi Pemerintah dengan AI Terbaru 2026
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari PLATINDO Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema:Bimtek Revolusioner: Pengelolaan Website Instansi Pemerintah dengan AI Terbaru 2026
Metode 2026 Strategic Bimtek: Bimtek Revolusioner: Pengelolaan Website Instansi Pemerintah dengan AI Terbaru 2026
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Lokasi Kegiatan:
Bimtek dan Pelatihan ini dilaksanakan di Beberapa kota besar di Indonesia Seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Batam, Surabaya, Malang, Medan, Makassar, Lampung, Semarang, Manado, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Palembang, Maluku, Papua dan Kota-kota besar lainnya. Peserta dapat request kota pilihan sesuai permintaan dengan menghubungi Tim kami.
Waktu Kegiatan:
Untuk waktu kegiatan dapat menyesuaikan permintaan dari peserta, dan tersedia dari Bulan Januari sampai Desember.
Legalitas Lembaga:
- SK KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0038009.01.01 TAHUN 2024
- NPWP PLATINDO PUSAT PELATIHAN: 20.820.279.6-017000
- NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB): 2905240099576
Pilihan Kelas Pelaksanaan: Training Sistem Kas Terpadu Pemerintah Daerah
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.70.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasilitas Pelatihan Akuntabilitas Keuangan Publik
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran: Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah Modern
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0819 5954 4432
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person
- Arie – Hp/Wa: 0819 5954 4432
- website : platindopusatpelatihan.co.id

Bimtek Revolusioner: Pengelolaan Website Instansi Pemerintah dengan AI Terbaru 2026










