Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027: Panduan Komprehensif Keamanan Modern

Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027: Panduan Komprehensif Keamanan Modern
Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027: Panduan Komprehensif Keamanan Modern
Pendahuluan
Perkembangan lingkungan strategis global dan nasional dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa isu keamanan menjadi salah satu faktor krusial dalam menjaga keberlangsungan organisasi, baik di sektor pemerintahan, BUMN, maupun swasta. Kompleksitas ancaman keamanan tidak lagi terbatas pada aspek fisik semata, tetapi telah berkembang mencakup ancaman nonfisik, digital, informasi, hingga risiko sosial yang dapat berdampak langsung terhadap stabilitas operasional, reputasi, dan keberlanjutan organisasi. Dalam konteks ini, sistem manajemen pengamanan tidak dapat lagi dikelola secara konvensional, parsial, atau reaktif, melainkan harus dirancang secara strategis, terstruktur, dan berbasis standar keamanan modern yang adaptif terhadap perubahan.
Memasuki periode tahun 2026–2027, tantangan keamanan diperkirakan akan semakin dinamis seiring dengan meningkatnya digitalisasi, keterbukaan informasi, serta mobilitas sumber daya manusia dan aset organisasi. Perubahan pola ancaman ini menuntut adanya peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia yang bertanggung jawab dalam bidang pengamanan. Organisasi dituntut untuk memiliki sistem manajemen pengamanan yang mampu mengidentifikasi risiko secara dini, melakukan pencegahan yang efektif, serta merespons setiap potensi gangguan keamanan secara cepat dan terukur. Oleh karena itu, pelatihan yang terarah dan berbasis strategi keamanan terbaru menjadi kebutuhan mendesak bagi setiap institusi.
Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027 hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep, kebijakan, serta praktik terbaik dalam pengelolaan sistem manajemen pengamanan modern. Tidak hanya berfokus pada aspek teknis pengamanan, pelatihan ini juga menekankan pentingnya pendekatan manajerial, perencanaan strategis, serta integrasi sistem pengamanan dengan tata kelola organisasi secara menyeluruh. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu membangun sistem pengamanan yang efektif, berkelanjutan, dan selaras dengan tujuan strategis organisasi.
Definisi Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027: Panduan Komprehensif Keamanan Modern
Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027 merupakan program pengembangan kapasitas sumber daya manusia yang dirancang secara komprehensif, terstruktur, dan berorientasi jangka panjang untuk menjawab tantangan keamanan modern yang semakin kompleks. Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis pengamanan, tetapi juga menitikberatkan pada pendekatan manajerial, strategis, dan berbasis risiko dalam pengelolaan sistem keamanan di lingkungan organisasi, instansi pemerintah, maupun sektor swasta. Dalam era transformasi digital, globalisasi, serta meningkatnya potensi ancaman baik fisik maupun nonfisik, keberadaan sistem manajemen pengamanan yang andal menjadi kebutuhan mutlak yang tidak dapat diabaikan.
Secara konseptual, Pelatihan Sistem Manajemen Pengamanan adalah suatu proses pembelajaran terencana yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional peserta dalam merancang, mengimplementasikan, mengendalikan, serta mengevaluasi sistem pengamanan secara terpadu dan berkelanjutan. Pelatihan ini memberikan kerangka kerja yang jelas bagi peserta untuk memahami keamanan sebagai suatu sistem yang saling terkait, mulai dari kebijakan keamanan, struktur organisasi, prosedur operasional standar, pemanfaatan teknologi, hingga mekanisme pengawasan dan perbaikan berkelanjutan. Dengan demikian, peserta tidak hanya mampu menjalankan tugas pengamanan secara operasional, tetapi juga mampu berpikir strategis dalam mengelola risiko keamanan secara menyeluruh.
Dalam konteks Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027, sistem manajemen pengamanan dipahami sebagai suatu rangkaian kebijakan, perencanaan, prosedur, sumber daya, dan aktivitas yang dirancang untuk melindungi seluruh aset organisasi. Aset tersebut mencakup sumber daya manusia, aset fisik, informasi, data strategis, fasilitas, serta kelangsungan proses bisnis atau pelayanan publik. Sistem ini disusun secara sistematis dengan pendekatan berbasis risiko, di mana setiap potensi ancaman dan kerentanan diidentifikasi, dianalisis, dan dikendalikan melalui langkah-langkah pengamanan yang proporsional, efektif, dan efisien.
Pelatihan ini juga menekankan bahwa keamanan bukanlah sekadar fungsi teknis atau tugas satuan tertentu, melainkan bagian integral dari sistem manajemen organisasi secara keseluruhan. Keamanan harus terintegrasi dengan visi, misi, dan tujuan strategis organisasi, sehingga setiap kebijakan dan aktivitas operasional dapat berjalan secara aman, tertib, dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, peserta diajak untuk memahami bahwa kegagalan dalam mengelola keamanan dapat berdampak langsung pada reputasi organisasi, kerugian finansial, gangguan operasional, bahkan risiko hukum dan keselamatan jiwa.
Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027 dirancang dengan pendekatan multidisiplin yang menggabungkan aspek manajemen, keamanan, hukum, teknologi, dan tata kelola organisasi. Peserta akan diperkenalkan pada konsep-konsep dasar keamanan modern, seperti manajemen risiko keamanan, analisis ancaman dan kerentanan, pengendalian akses, keamanan fasilitas, keamanan informasi, hingga kesiapsiagaan dan penanganan keadaan darurat. Seluruh materi disusun secara sistematis agar mudah dipahami dan dapat diaplikasikan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing organisasi.
Selain aspek konseptual, pelatihan ini juga memberikan penekanan kuat pada penerapan praktis di lapangan. Peserta akan dibekali dengan contoh studi kasus, simulasi, serta praktik terbaik (best practices) yang relevan dengan kondisi aktual. Hal ini bertujuan agar peserta mampu mengaitkan teori dengan realitas yang dihadapi dalam pengelolaan keamanan sehari-hari. Dengan demikian, hasil pelatihan tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memperkuat kemampuan peserta dalam mengambil keputusan strategis yang tepat dalam situasi keamanan yang dinamis.
Dalam konteks kebijakan dan regulasi, Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027 juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan standar yang berlaku. Sistem pengamanan yang baik harus disusun dan dijalankan sesuai dengan ketentuan hukum, standar nasional maupun internasional, serta kebijakan internal organisasi. Melalui pelatihan ini, peserta akan memahami bagaimana menyusun kebijakan pengamanan yang selaras dengan regulasi, sekaligus adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis.
Lebih lanjut, pelatihan ini menempatkan sumber daya manusia sebagai elemen kunci dalam keberhasilan sistem manajemen pengamanan. Peserta diajak untuk memahami peran kepemimpinan, budaya sadar keamanan (security awareness), serta komunikasi yang efektif dalam membangun sistem pengamanan yang kuat. Keamanan yang efektif tidak hanya bergantung pada prosedur dan teknologi, tetapi juga pada kesadaran, komitmen, dan kompetensi seluruh personel organisasi. Oleh karena itu, pelatihan ini mendorong peserta untuk mampu menjadi agen perubahan dalam membangun budaya keamanan yang positif dan berkelanjutan.
Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027 juga relevan dalam menghadapi tantangan keamanan masa depan yang semakin kompleks, seperti ancaman siber, gangguan terhadap infrastruktur kritis, serta risiko keamanan yang timbul akibat perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Pelatihan ini membekali peserta dengan wawasan strategis untuk mengantisipasi dan merespons berbagai potensi ancaman tersebut secara proaktif. Dengan pendekatan yang adaptif dan berbasis analisis, peserta diharapkan mampu merancang sistem pengamanan yang tidak hanya reaktif, tetapi juga preventif dan resilien.
Dari sisi organisasi, pelatihan ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan tata kelola keamanan secara menyeluruh. Sistem manajemen pengamanan yang terstruktur dan terintegrasi akan membantu organisasi dalam menjaga stabilitas operasional, meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, serta mendukung pencapaian tujuan jangka panjang. Oleh karena itu, Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027 tidak hanya bermanfaat bagi individu peserta, tetapi juga memberikan nilai tambah yang signifikan bagi organisasi secara keseluruhan.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027 merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata akan sistem keamanan yang profesional, strategis, dan berkelanjutan. Pelatihan ini memberikan landasan konseptual yang kuat, keterampilan praktis yang aplikatif, serta perspektif strategis yang dibutuhkan untuk membangun dan mengelola sistem pengamanan modern. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu berkontribusi secara optimal dalam menciptakan lingkungan kerja dan operasional yang aman, tertib, dan mendukung keberhasilan organisasi di masa kini maupun masa depan.
Peran dan Pentingnya Pelatihan Sistem Manajemen Pengamanan
Pelatihan Sistem Manajemen Pengamanan memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung kesiapan organisasi menghadapi berbagai risiko dan ancaman keamanan. Salah satu peran utamanya adalah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu memahami perubahan lingkungan keamanan serta meresponsnya dengan pendekatan yang terencana dan profesional. Tanpa sumber daya manusia yang kompeten, sistem pengamanan yang baik tidak akan dapat diimplementasikan secara optimal.
Selain itu, pelatihan ini berperan penting dalam membangun kesadaran organisasi terhadap pentingnya manajemen risiko keamanan. Peserta pelatihan akan memahami bahwa setiap aktivitas organisasi memiliki potensi risiko yang perlu diidentifikasi dan dikelola secara sistematis. Dengan demikian, pengamanan tidak lagi dipandang sebagai biaya, melainkan sebagai investasi strategis untuk menjaga keberlangsungan dan reputasi organisasi.
Urgensi pelatihan ini juga terlihat dari meningkatnya tuntutan terhadap penerapan prinsip tata kelola yang baik (good governance). Sistem manajemen pengamanan yang efektif akan mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga aktivitas organisasi dapat berjalan dengan lancar. Dalam jangka panjang, pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan kepercayaan publik, mitra, dan pemangku kepentingan terhadap profesionalisme organisasi dalam mengelola keamanan.
Materi Pelatihan Sistem Manajemen Pengamanan
Materi dalam Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027 disusun secara komprehensif dan sistematis untuk menjawab kebutuhan nyata organisasi. Materi pelatihan meliputi:
Kebijakan dan Regulasi Pengamanan Terbaru
Membahas kerangka kebijakan nasional dan standar pengamanan yang relevan dengan kebutuhan organisasi modern.Konsep Dasar Sistem Manajemen Pengamanan
Pemahaman mengenai prinsip, tujuan, dan ruang lingkup sistem manajemen pengamanan.Manajemen Risiko Keamanan
Teknik identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko keamanan secara sistematis.Perencanaan Strategis Pengamanan
Penyusunan rencana pengamanan jangka pendek dan jangka panjang yang selaras dengan tujuan organisasi.Pengamanan Fisik dan Nonfisik
Strategi pengamanan aset, fasilitas, sumber daya manusia, serta informasi dan data.Pengelolaan Sumber Daya Pengamanan
Pengaturan personel, sarana prasarana, dan anggaran pengamanan secara efektif.Sistem Pengendalian dan Evaluasi Pengamanan
Mekanisme monitoring, audit, dan evaluasi kinerja sistem pengamanan.Studi Kasus dan Praktik Terbaik (Best Practices)
Pembahasan kasus nyata dan simulasi penerapan sistem manajemen pengamanan.
Materi disampaikan dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif agar mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan oleh peserta.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan
Tujuan utama Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027 adalah meningkatkan kapasitas dan profesionalisme peserta dalam mengelola sistem pengamanan organisasi secara efektif dan akuntabel. Secara khusus, pelatihan ini bertujuan untuk:
Meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep dan strategi pengamanan modern
Meningkatkan kemampuan perencanaan dan pengelolaan risiko keamanan
Mendorong penerapan sistem pengamanan yang terintegrasi dan berkelanjutan
Manfaat yang diperoleh peserta antara lain:
Memiliki kompetensi strategis dalam manajemen pengamanan
Mampu mengantisipasi dan meminimalkan potensi gangguan keamanan
Meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem pengamanan organisasi
Mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman dan kondusif
Meningkatkan kredibilitas dan profesionalisme organisasi
Narasumber
Keberhasilan suatu pelatihan strategis sangat ditentukan oleh kualitas dan kompetensi narasumber yang terlibat di dalamnya. Dalam Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027, Platindo Pusat Pelatihan menghadirkan narasumber pilihan yang memiliki kapabilitas tinggi, pengalaman luas, serta pemahaman mendalam mengenai sistem manajemen pengamanan modern. Narasumber yang dihadirkan tidak hanya menguasai aspek teoritis, tetapi juga memiliki pengalaman praktis dalam perencanaan, implementasi, pengendalian, dan evaluasi sistem pengamanan di berbagai sektor organisasi.
Narasumber pelatihan ini berasal dari berbagai latar belakang profesional yang saling melengkapi, antara lain praktisi keamanan profesional, akademisi di bidang keamanan dan manajemen risiko, serta konsultan sistem manajemen pengamanan yang telah berpengalaman mendampingi instansi pemerintah, BUMN, BUMD, maupun organisasi swasta. Kombinasi latar belakang tersebut memberikan nilai tambah yang signifikan, karena peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga wawasan praktis dan solusi aplikatif yang relevan dengan tantangan keamanan aktual.
Praktisi Keamanan Profesional
Salah satu kelompok utama narasumber dalam pelatihan ini adalah praktisi keamanan profesional yang memiliki pengalaman langsung di lapangan. Praktisi ini umumnya berasal dari lingkungan pengamanan institusi strategis, perusahaan besar, kawasan industri, maupun objek vital nasional. Mereka memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai dinamika ancaman keamanan, baik yang bersifat fisik, nonfisik, maupun risiko yang berkembang seiring kemajuan teknologi dan perubahan sosial.
Pengalaman praktisi keamanan profesional menjadi sangat berharga dalam pelatihan ini, karena mereka mampu membagikan best practices dalam pengelolaan sistem manajemen pengamanan secara nyata. Narasumber dari kalangan praktisi tidak hanya menjelaskan bagaimana suatu sistem pengamanan dirancang, tetapi juga bagaimana sistem tersebut diimplementasikan, diuji, dan disempurnakan dalam kondisi nyata. Dengan pendekatan ini, peserta dapat memahami tantangan riil yang sering dihadapi dalam pengelolaan keamanan, sekaligus memperoleh strategi praktis untuk mengatasinya.
Akademisi dan Pakar Manajemen Keamanan
Selain praktisi, pelatihan ini juga menghadirkan akademisi dan pakar yang memiliki keahlian di bidang manajemen keamanan, manajemen risiko, serta tata kelola organisasi. Akademisi yang menjadi narasumber umumnya memiliki latar belakang pendidikan dan penelitian yang kuat, serta aktif dalam pengembangan konsep dan kebijakan keamanan di tingkat nasional maupun internasional.
Peran akademisi dalam pelatihan ini sangat penting untuk memberikan landasan teoritis yang kokoh bagi peserta. Mereka membantu peserta memahami konsep dasar sistem manajemen pengamanan, kerangka berpikir strategis, serta pendekatan ilmiah dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko keamanan. Dengan dukungan akademisi, materi pelatihan disajikan secara sistematis dan terstruktur, sehingga peserta tidak hanya memahami “apa” dan “bagaimana”, tetapi juga “mengapa” suatu sistem pengamanan perlu diterapkan dengan pendekatan tertentu.
Konsultan Sistem Manajemen Pengamanan
Kelompok narasumber lainnya berasal dari kalangan konsultan sistem manajemen pengamanan yang telah memiliki pengalaman luas dalam mendampingi berbagai organisasi. Konsultan ini umumnya terlibat langsung dalam penyusunan kebijakan pengamanan, perancangan sistem manajemen pengamanan, audit keamanan, serta pendampingan implementasi di berbagai instansi dan perusahaan.
Pengalaman konsultan sangat relevan dengan kebutuhan peserta, karena mereka terbiasa menghadapi berbagai karakteristik organisasi, tingkat risiko, serta kompleksitas lingkungan kerja yang berbeda-beda. Melalui paparan narasumber konsultan, peserta memperoleh gambaran mengenai pendekatan yang fleksibel dan adaptif dalam membangun sistem manajemen pengamanan. Konsultan juga memberikan wawasan mengenai kesalahan umum yang sering terjadi dalam penerapan sistem pengamanan, serta strategi untuk menghindari atau memperbaikinya.
Kompetensi dan Rekam Jejak Narasumber
Seluruh narasumber yang terlibat dalam pelatihan ini dipilih berdasarkan kompetensi, rekam jejak, serta reputasi profesional yang telah teruji. Narasumber memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam bidang pengamanan dan manajemen risiko, baik sebagai praktisi, akademisi, maupun konsultan. Selain itu, narasumber juga memiliki kemampuan komunikasi dan metodologi pengajaran yang baik, sehingga mampu menyampaikan materi secara jelas, sistematis, dan mudah dipahami oleh peserta dengan latar belakang yang beragam.
Rekam jejak narasumber mencakup keterlibatan dalam berbagai kegiatan strategis, seperti penyusunan kebijakan pengamanan, pengembangan sistem manajemen keamanan organisasi, audit dan evaluasi sistem pengamanan, serta pendampingan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan. Dengan pengalaman tersebut, narasumber mampu memberikan perspektif yang komprehensif dan realistis mengenai tantangan dan solusi dalam pengelolaan keamanan organisasi.
Pendekatan Penyampaian Materi oleh Narasumber
Dalam pelatihan ini, narasumber menerapkan pendekatan pembelajaran yang partisipatif dan berbasis praktik. Materi tidak hanya disampaikan melalui paparan teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi. Pendekatan ini bertujuan agar peserta dapat memahami materi secara lebih mendalam dan mampu mengaitkannya dengan kondisi nyata di lingkungan kerja masing-masing.
Narasumber juga mendorong peserta untuk aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman, sehingga pelatihan menjadi forum pembelajaran dua arah. Dengan demikian, peserta tidak hanya belajar dari narasumber, tetapi juga dari sesama peserta yang memiliki latar belakang dan pengalaman berbeda. Interaksi ini diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta dan memperluas perspektif dalam pengelolaan sistem manajemen pengamanan.
Nilai Tambah Narasumber bagi Peserta
Kehadiran narasumber yang kompeten dan berpengalaman memberikan nilai tambah yang signifikan bagi peserta pelatihan. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga mendapatkan inspirasi dan motivasi untuk meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan fungsi pengamanan. Narasumber berperan sebagai mentor yang membantu peserta memahami peran strategis pengamanan dalam mendukung keberhasilan organisasi.
Selain itu, peserta juga memiliki kesempatan untuk membangun jejaring profesional dengan narasumber dan sesama peserta. Jejaring ini dapat menjadi sarana berbagi informasi, pengalaman, dan praktik terbaik di bidang sistem manajemen pengamanan, baik selama maupun setelah pelatihan berlangsung. Dengan demikian, manfaat pelatihan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran semata, tetapi berlanjut dalam bentuk kolaborasi dan peningkatan kapasitas berkelanjutan.
Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten, berpengalaman, dan memiliki latar belakang profesional yang beragam, Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027 dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang berkualitas dan bernilai tambah tinggi bagi peserta. Narasumber tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator, mentor, dan mitra belajar bagi peserta dalam memahami dan mengimplementasikan sistem manajemen pengamanan secara efektif, profesional, dan berkelanjutan.
FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Siapa saja yang dapat mengikuti pelatihan ini?
Pelatihan ini terbuka bagi aparatur pemerintah, BUMN, BUMD, dan organisasi swasta yang menangani atau terkait dengan fungsi pengamanan.
2. Apakah materi pelatihan sesuai dengan perkembangan terbaru?
Ya, materi disusun berdasarkan strategi dan standar keamanan terbaru untuk periode 2026–2027.
3. Apakah pelatihan bersifat praktis?
Pelatihan dirancang secara aplikatif dengan studi kasus dan simulasi.
4. Apakah peserta mendapatkan sertifikat?
Peserta akan memperoleh sertifikat resmi dari Platindo Pusat Pelatihan.
5. Bagaimana cara mengikuti pelatihan ini?
Pendaftaran dapat dilakukan melalui Platindo Pusat Pelatihan sesuai jadwal yang tersedia.
Platindo Pusat Pelatihan mengundang seluruh instansi dan organisasi untuk segera mengikuti Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027. Tingkatkan kompetensi sumber daya manusia Anda, perkuat sistem pengamanan organisasi, dan wujudkan lingkungan kerja yang aman, profesional, serta berkelanjutan. Jangan lewatkan kesempatan strategis ini untuk mempersiapkan organisasi Anda menghadapi tantangan keamanan masa depan secara lebih siap dan terukur.

Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027: Panduan Komprehensif Keamanan Modern
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari PLATINDO Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027: Panduan Komprehensif Keamanan Modern
Metode BimtekPelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027: Panduan Komprehensif Keamanan Modern
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Lokasi Kegiatan:
Bimtek dan Pelatihan ini dilaksanakan di Beberapa kota besar di Indonesia Seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Batam, Surabaya, Malang, Medan, Makassar, Lampung, Semarang, Manado, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Palembang, Maluku, Papua dan Kota-kota besar lainnya. Peserta dapat request kota pilihan sesuai permintaan dengan menghubungi Tim kami.
Waktu Kegiatan:
Untuk waktu kegiatan dapat menyesuaikan permintaan dari peserta, dan tersedia dari Bulan Januari sampai Desember.
Legalitas Lembaga:
- SK KEMENKUMHAM RI NO. AHU-0038009.01.01 TAHUN 2024
- NPWP PLATINDO PUSAT PELATIHAN: 20.820.279.6-017000
- NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB): 2905240099576
Pilihan Kelas Pelaksanaan: Training Sistem Kas Terpadu Pemerintah Daerah
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.70.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasilitas Pelatihan Akuntabilitas Keuangan Publik
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran: Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah Modern
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0819 5954 4432
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person
- Arie – Hp/Wa: 0819 5954 4432
- website : platindopusatpelatihan.co.id

Pelatihan Strategis Sistem Manajemen Pengamanan 2026–2027: Panduan Komprehensif Keamanan Modern










